Sulawesi Utara- Si Patokaan telah lama memiliki tempat khususnya untuk setiap orang Minahasa. Asal muasal dari lagu ini belum jelas, dan tidak pernah diketahui siapa penciptanya. Meski demikian, berlatarkan dan bertuturkan budaya Minahasa, lagu ini menjadi penyembuh pada hati anak rantau yang jauh dari tanah Minahasa. Berikut merupakan lirik lagu dari Si Patokaan:
Sayang sayang si Patokaan
Matigo-tigo gorokan sayang
Sayang sayang si Patokaan
Matigo-tigo gorokan Sayang
Sa ko mangemo nan tana’jao
Mangemo mailek-ilekan lako sayang
Sa ko mangemo nan tana’jao
Magemo mailek-ilek lako sayang
Dimana artinya adalah:
Sayang, sayang, si Patokaan
Tampak pucat dan gemetaran, sayang
Sayang-sayang, si Patokaan
Tampak pucat dan gemetaran, sayang
Jika kau pergi ke tempat yang nun jauh
Baik-baiklah kau di sana, sayang
Jika kau pergi ke tempat yang nun jauh
Baik-baiklah kau di sana, sayang.
Si Patokaan memiliki interpetasi yang berbeda-beda. Beberapa dari masyarakat beranggapan lagu ini bercerita tentang masa lalu kelam desa Patokaan yang diserang oleh wabah, beberapa beranggapan lagu ini tentang pesan seorang ibu untuk anaknya yang merantau, Patokaan. Dinyanyikan dengan dialek Tonsea, lagu si patokaan ini telah lama menjadi lagu rakyat, dinyanyikan dari masa ke masa, tanpa dokumentasi yang pasti sehingga asal dari lagu ini sulit untuk dilacak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: