Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 30 JUNI 2026 • 20:59 WIB

Reaksi Warga Sulut Usai Jerman Tersingkir Dari World Cup: Copot Bendera

Reaksi Warga Sulut Usai Jerman Tersingkir Dari World Cup: Copot BenderaPotret dari bendera Jerman yang tengah melambai (Wolfgang Weiser (Unsplash))

Sulawesi Utara - Kekalahan Tim Nasional Jerman di ajang Piala Dunia 2026 pada pertandingan yang berlangsung dini hari Selasa (30/06) ternyata memunculkan fenomena menarik di Sulawesi Utara. Jika beberapa pekan sebelumnya bendera Jerman terlihat berkibar di berbagai sudut permukiman warga, kini pemandangan tersebut mulai berkurang. Sejak pagi hari, banyak masyarakat terlihat menurunkan bendera yang sebelumnya dipasang di halaman rumah, pagar, teras, hingga tepi jalan sebagai bentuk dukungan kepada tim berjuluk Der Panzer tersebut.

Fenomena pemasangan bendera negara peserta Piala Dunia sebenarnya bukan hal baru di Sulawesi Utara. Setiap kali turnamen sepak bola terbesar di dunia berlangsung, antusiasme masyarakat kerap terlihat melalui berbagai bentuk dukungan kreatif. Salah satunya adalah memasang bendera negara favorit di depan rumah. 

Pada Piala Dunia 2026, Jerman menjadi salah satu negara yang cukup banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat Sulawesi Utara. Hal itu terlihat dari banyaknya bendera hitam, merah, dan kuning yang menghiasi sejumlah lingkungan permukiman. Bagi sebagian warga, dukungan terhadap Jerman tidak hanya muncul karena performa tim saat ini, tetapi juga karena sejarah panjang negara tersebut dalam dunia sepak bola internasional yang telah melahirkan banyak pemain dan momen bersejarah.

Namun, suasana berubah setelah hasil pertandingan dini hari memastikan langkah Jerman harus terhenti di turnamen kali ini. Sejak pagi, warga mulai menurunkan bendera yang sebelumnya berkibar dengan bangga. Di beberapa lingkungan, aktivitas tersebut bahkan menjadi bahan perbincangan penuh tawa dan candaan antarwarga. Ada yang melakukannya dengan senyum dan candaan, ada pula yang mengaku kecewa karena tim favorit mereka gagal melanjutkan perjalanan menuju babak berikutnya.

Meski demikian, fenomena ini justru menunjukkan betapa besarnya antusiasme masyarakat Sulawesi Utara terhadap sepak bola dunia. Kini, seiring berakhirnya perjalanan Jerman di Piala Dunia 2026, satu per satu bendera mulai diturunkan dari halaman rumah warga. Fenomena ini sekali lagi memperlihatkan bahwa bagi masyarakat Sulawesi Utara, Piala Dunia bukan hanya tentang pertandingan di lapangan, tetapi juga tentang kebersamaan, cerita, dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Reaksi Warga Sulut Usai Jerman Tersingkir Dari World Cup: Copot Bendera

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!