Ilustrasi Yesus Kristus di atas salib (Freepik)
Sulawesi Utara – Eloi, Eloi! Lama Sabakhtani adalah sebuah lagu kristiani yang sering terdengar setiap minggu pagi, terutama menjelang minggu paskah. Ucapan Eloi Eloi, berasal dari frasa “Eli” yang berati “Allah” dan “lama” yang berati “mengapa” dan “sabahkhtani” yang berati “Engkau tinggalkan aku.”
Kalimat ini diambil dalam Injil Matius 27:26 dan Markus 15:34 yang menggambarkan penderitaan Yesus di atas kayu salib. Di tengah-tengah penderitaanya, Yesus mengadahkan kepala ke atas langit dan memanggil sang Bapa, sebelum akhirnya meyerahkan segala penderitannya sebagai anak manusia.
Sehingga kalimat ini tidak mengutarakan kekecewaan, namun penyataan iman sekaligus perpisahan sejenak Yesus kepada Bapa-Nya di surga untuk menebus dosa manusia dengan disalibkan. Kalimat Yesus di kayu salib ini, menjadi inspirasi utama dari lagu Eli, Eli Lama Sabakhtani. Nah, ada banyak lagu yang menjadikan seruan Yesus ini sebagai inspirasi, berikut Indozone sertakan lirk lagu Eli, Eli, Lama Sabakhtani yang dibawakan oleh James Celosse dan menjadi salah satu versi Eli, Eli Lama Sabaktani yang populer:
Dia yang tak mengenal dosa
T'lah dibuat-Nya menjadi dosa
Dia yang tak mengenal dosa
Rela mati tebus dosaku
Supaya di dalam Dia
Semua kita manusia
Dapat dibenarkan oleh Bapa
Terbayang wajah Mu
Terbayang derita Mu
Waktu Kau berjalan meunju salib Mu
Terbayang wajah Mu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan