Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 20:14 WIB

Warga Mengamuk, 6 Oknum Pelaku Penganiayaan di Melonguane Diamankan.

Author

Ilustrasi dari potret sekelompok aksi massa (Freepik)

Sulawesi Utara - Masyarakat Provinsi Sulawesi Utara mengarahkan perhatian mereka pada Kabupaten Kepulauan Talaud setelah baru-baru ini, terjadi kekacauan runtut dari tindakan penganiayaan warga Kecamatan Melonguane oleh oknum anggota TNI AL pada Kamis kemarin, (22/01).

Akibat dari kejadian tersebut, Aliansi Masyarakat Singkaramonane Melongane menggelar aksi solidaritas untuk menuntut keadilan terhadap kasus penganiayaan terjadi pada Jumat, (23/01) kemarin hari di depan Makolanal Melonguane di Desa Mala Timur. Aksi solidaritas ini menuntut tiga poin, dimana mereka meminta perhatian dari Presiden RI untuk menindak oknum TNI AL yang melakukan penganiayaan, melakukan pencopotan pada oknum pelaku, dan meminta KAL Pulau Karakelang agar dipindahkan dari Pelabuhan Melonguane.

Aksi solidaritas ini lantas ditanggapi oleh TNI AL melalui press release yang dilakukan oleh Kodaeral VII baru-baru ini pada Sabtu (24/01). Dalam konfersi pers tersebut, Dandokodaeral VII menyampaikan permohonan maafnya kepada pihak masyarakat dan menegaskan akan melakukan evaluasi serta penindakan pada Personel TNI AL yang terlibat.

Sebanyak 6 TNI AL yang menjadi pelaku dalam aksi ini lantas diamankan oleh Detasemen Polisi Militer AL untuk pemeriksaan berlanjut, serta penindakan berdasarkan ketentuan hukum untuk mempertanggung jawabkan tindakan mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU