Ilustrasi dari potret sambal dabu-dabu (Freepik)
Sulawesi Utara – Bagi meja orang Sulawesi Utara, segala lauk dan pauk tidak akan lengkap jika masakan sederhana ini tidak ada. Dabu-dabu namanya. Dabu-dabu adalah sambal khas Sulawesi Utara yang telah lama dikenal orang orang luas.
Pembuatannya sederhana, bahannya juga mudah ditemukan, tidak heran lagi alasan kenapa dabu-dabu selalu dicari oleh orang Sulawesi Utara di atas meja. Dabu-dabu disajikan sebagai pelangkap hidangan saja. Gorengan, dan rebusan, dan segala macam masakan lainnya. Konon katanya, orang Manado tidak bisa hidup tanpa cabai, makanya dabu-dabu diwajibkan untuk ada di atas meja, bahkan sebagai cocolan pisang goreng yang menurut orang Jawa menyesatkan.
Bahan-bahan dari dabu-dabu sama seperti sambal pada umumnya: cabai, bawang merah, batang bawang, dan tomat. Cabai lantas dihaluskan menggunakan ulekan maupun blender, lalu bawang merah, batang bawang dan tomat di potong secara halus. Ketiga bahan ini lantas dicampurkan dengan cabai yang telah hancur di sebuah wadah, lalu tambahkan penyedap makanan seperti garam, msg dan sedikit minyak. Untuk menambah kesegaran dari sambal dabu-dabu, dapat pula ditambahkan perasan jeruk nipis untuk menambah kenikmatan dabu-dabu yang menendang lidah.
Sampe Bakudapa Ulang!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan