Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 19 JULI 2026 • 07:00 WIB

Babak Baru Kasus Evia, Polda Sulut Resmi Menahan Dosen Unima

Babak Baru Kasus Evia, Polda Sulut Resmi Menahan Dosen UnimaIlustrasi dari potret tangan yang dibogrol polisi (Kindel Media (Pexel))

Sulawesi Utara - Sejatinya institusi pendidikan merupakan salah satu ruang aman bagi para siswa untuk merajut masa depan mereka dalam mengembangkan potensi diri. Akan tetapi, hal itu kandas untuk EM, mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Manado yang sempat mengegerkan publik pada akhir tahun 2025 dengan kasus pelecehan sekaligus bunuh diri.

Kini, setelah melewati berbagai proses penyelidikan yang panjang dan menyita empati publik, kasus dugaan kekerasan seksual yang menyelimuti kematian tragis EM mulai menemui titik terang. Belum lama ini, setelah penetapan status tersangka, Kepolisian Daerah Sulawesi Utara akhirnya menahan DM, oknum dosen UNIMA yang menjadi tersangka atas kasus keji yang diderita mahasiswinya.

Penetapan status tersangka pun resmi diterbitkan oleh pihak kepolisian pada hari Rabu, (01/07). Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya babak baru dalam upaya menuntut keadilan bagi mendiang EM. 

Langkah penegakan hukum ini menjadi sebuah angin segar bagi keluarga korban dan masyarakat luas yang terus mengawal jalannya kasus hukum ini.

Meski telah resmi menyandang status tersangka sejak awal bulan Juli, DM sempat dilaporkan menderita penyakit kronis yang membuat kondisi kesehatannya mengalami penurunan sehingga menunda eksekusi penahanan.  Setelah melalui proses observasi dan dipastikan kondisi fisiknya kembali stabil, aparat kepolisian tak lagi menunda proses hukum.

Kombes Pol Nonie Sengkey, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Perlindungan Perempuan dan Anak, serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA PPO) Polda Sulut, memberikan konfirmasi langsung terkait perkembangan kasus yang menyita perhatian warga Sulawesi Utara ini.

a menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas kasus dugaan kekerasan seksual ini secara transparan dan profesional. Masyarakat kini menaruh harapan besar pada penegak hukum agar palu keadilan diketuk seadil-adilnya bagi korban.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Babak Baru Kasus Evia, Polda Sulut Resmi Menahan Dosen Unima

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!