SULUT - Seorang nenek berusia 79 tahun, Aneta Awuy, warga Lingkungan 8 Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, akhirnya berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR gabungan di kawasan perkebunan Rambunan, Kabupaten Minahasa, lima hari setelah dilaporkan hilang sejak Kamis (30/4/2026).
"Korban ditemukan dalam keadaan selamat pada hari kelima pelaksanaan operasi SAR. Korban segera dievakuasi ke RS Siloam Sonder untuk mendapatkan penanganan medis," kata Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng di Manado, Senin (4/5/2026).
Nuriadin menjelaskan, operasi di hari kelima dimulai lebih awal dengan sesi briefing pada pukul 06.50 WITA guna mematangkan rencana penyisiran lanjutan.
Baca juga: Kisah Heroik Pahlawan Asal Sulut, Maria Walanda Maramis
Tak butuh waktu lama sekitar empat puluh menit kemudian, tepatnya pukul 07.30 WITA, Aneta ditemukan dalam kondisi selamat di area perkebunan, berjarak sekitar tiga kilometer dari kediamannya. Proses evakuasi berjalan cepat; ia tiba di RS Siloam Sonder hanya dua puluh menit berselang.
Keberhasilan ini melibatkan sinergi banyak pihak. Basarnas Sulut, PMI Tomohon, RAPI Minahasa, pemerintah daerah, warga sekitar, Sarkom Minahasa, hingga KPA Vulkano Tomohon bahu-membahu dalam pencarian.
Teknologi turut menjadi andalan drone UAV thermal dikerahkan bersama rescue truck, perangkat komunikasi, dan perlengkapan medis.
"Kami apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat atas kerja sama dan dedikasi dalam operasi ini, sehingga korban dapat ditemukan dengan selamat," ujar Kepala Basarnas Sulawesi Utara George Mercy Randang di Manado.
Baca juga: Suku Sangihe-Talaud, Suku di Pelukan Samudra Sulut
Kisah ini bermula pada Rabu, 29 April 2026. Sekitar pukul 08.00 WITA, Aneta meninggalkan rumah menuju perkebunan Zanuriri dan tak kunjung pulang. Setelah semalaman menunggu tanpa kabar, keluarga bersama warga setempat langsung turun tangan mencari namun hasilnya nihil.
Keesokan paginya, Lurah Kelurahan Lahendong membawa laporan itu ke Kantor SAR Manado pada pukul 09.35 WITA.
Respons tak menunggu lama dua puluh menit kemudian, sepuluh personel Tim Rescue sudah bergerak menuju lokasi dengan membawa seluruh perlengkapan pencarian, termasuk drone thermal yang akhirnya menjadi salah satu kunci keberhasilan operasi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara