Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 12 JUNI 2026 • 09:55 WIB

VIRAL, Bocah di Minsel Diduga Jadi Korban Perundungan

VIRAL, Bocah di Minsel Diduga Jadi Korban PerundunganIlustrasi dari potret seorang anak yang tengah mengalami perudungan (La fabbrica dei sogni (Unsplash))

Sulawesi Utara - Tindakan perundungan atau bullying di kalangan generasi muda kembali menjadi sorotan tajam di Provinsi Sulawesi Utara. Perilaku menyimpang ini tidak hanya memicu keprihatinan mendalam, tetapi juga dinilai sebagai sebuah kegagalan kolektif dalam memberikan ruang aman bagi tumbuh kembang anak. Ketika aksi kekerasan ini menimpa anak-anak di bawah umur, dampaknya bisa menjadi sangat fatal, baik bagi masa depan korban yang mengalami trauma psikologis mendalam, maupun bagi para pelaku yang harus berhadapan dengan konsekuensi hukum serta stigma sosial.

Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang mempertontonkan dugaan tindakan perundungan dan penganiayaan sadis terhadap seorang anak. Video berdurasi pendek tersebut dengan cepat menggemparkan masyarakat Sulawesi Utara dan memicu gelombang kecaman dari berbagai pihak.

Kronologi Kejadian Perudungan

Berdasarkan penelusuran informasi, aksi kekerasan tersebut diketahui terjadi di Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan. Korban diidentifikasi berinisial SV, seorang anak laki-laki yang menjadi sasaran amukan dan kekerasan fisik oleh sekelompok anak lain yang diduga merupakan teman sebayanya.

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, tampak jelas bagaimana SV yang sudah tidak berdaya terus mendapatkan hantaman keras berupa pukulan dan tendangan bertubi-tubi pada beberapa bagian tubuhnya. Seolah tidak puas dengan aksi kekerasan fisik tersebut, para terduga pelaku bertindak semakin keterlaluan. Ketika SV tengah terkapar kesakitan di tanah, mereka justru menyiram tubuh korban menggunakan air dari sebuah ember secara bergantian, sembari melontarkan ejekan.

Respons Cepat Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum

Menanggapi video yang viral dan meresahkan masyarakat tersebut, Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, langsung mengambil tindakan tegas. Bupati menginstruksikan jajaran terkait untuk segera turun ke lapangan guna mengusut tuntas kasus ini dan memberikan perlindungan maksimal kepada korban. Tim gabungan yang terdiri atas: Pemerintah Setempat Desa Mopolo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DP3A dan Aparat Kepolisian Sektor Ranoyapo dan Polres Minahasa Selatan ini langsung menyambangi kediaman SV untuk melakukan pendampingan psikologis awal bagi korban beserta keluarganya. Langkah ini diambil guna memastikan kondisi kesehatan mental dan fisik SV pasca-kejadian dapat segera pulih dan ditangani oleh tenaga profesional.

Didampingi oleh dinas-dinas terkait, pihak keluarga SV akhirnya sepakat untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. Bertempat di markas kepolisian setempat, keluarga secara resmi telah melaporkan para terduga pelaku yang terlibat dalam aksi perundungan tersebut kepada pihak berwenang.

Langkah hukum ini diambil bukan semata-mata atas dasar kemarahan, melainkan sebagai upaya untuk menegakkan keadilan serta memberikan efek jera yang kuat bagi para pelaku. Diharapkan, melalui proses hukum yang adil dan sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, kasus serupa tidak akan pernah terulang kembali di masa depan, baik di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan maupun di daerah lainnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

VIRAL, Bocah di Minsel Diduga Jadi Korban Perundungan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!