Ilustrasi dari potret keramaian di tengah jalan (Zinko Hein (Unsplash))
Sulawesi Utara - Setelah melewati proses pemungutan suara yang menguras energi sejak pagi hari, atmosfer ketegangan di 129 desa di Minahasa kini berubah menjadi luapan kegembiraan. Tengah malam ini, sejumlah desa di Kabupaten Minahasa resmi menyambut hari baru dengan Hukum Tua baru lewat Pemilihan Hukum Tua Serentak pada Rabu, (17/06).
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 300 lebih calon Hukum Tua bertarung sengit memperebutkan posisi strategis di 129 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Minahasa. Ketika kotak suara selesai dihitung dan berita acara ditandatangani menjelang larut malam, gelombang perayaan langsung pecah di berbagai penjuru wilayah.
Sebagai contoh, kemeriahan kemenangan terpantau di Desa Tonsea Lama, Kecamatan Tondano Utara, dengan masyarakat yang menyalakan kembang api ketika malam hari usai melakukan pawai kemenangan dengan berkeliling kampung.
Tidak mau kalah, perayaan kemenangan lainnya terpantau di Desa Sumarayar, Kecamatan Langowan Timur, dengan para pendukung yang merayakan kemenangan Hukum Tua baru terpilih lewat acara makan bersama. Berbagi syukur, beberapa penggendara yang tengah melintas bahkan dengan penuh kasih diajak untuk ikut bergabung dalam acara makan bersama.
Terpilihnya ratusan pemimpin baru ini diharapkan menjadi batu pijakan awal bagi kemajuan tata kelola pemerintahan desa di Sulawesi Utara yang lebih transparan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat kecil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan