Sulawesi Utara - Sebuah berita duka datang dari pusat perbelaanjaan tertua di Kota Manado yang belum lama, mengejutkan masyarakat luas dengan sebuah peristiwa kebakaran pada hari Sabtu, (16/05) pukul 20.00 WITA kemarin.
Peristiwa kebakaran terkait, terjadi pada lantai 3 Megamall yang bertepatan dengan bagian kantor staff pengelolah mall. Pada saat kebakaran, lima orang staff megamall diketahui terjebak di lantai tiga akibat dari jalur evakuasi yang telah terlalap oleh api.
Dari kelima korban yang terjebak, satu dinyatakan meninggal dunia dan bernama Pricilia Tamawiwy (34). Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh RS Bhayangkara Manado, Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif, MARS mengungkapkan bahwa tim forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tk III Manado menkonfirmasi penyebab kematian korban bukan karena luka bakar, melainkan akibat dari gas beracun saat kebakaran terjadi yang terhirup oleh korban.
"Tim forensik menemukan luka lecet kebakaran dipastikan kurang dari 20%. Jadi, kemungkinan kuat penyebab kematian korban adalah asap pekat pasca kebakaran yang mengandung Karbondioksida (CO2) dan Karbonmonoksida (CO)."
Jenazah korban bersama dengan barang-barang kepemilikan yang ditemukan di lokasi kejadian lantas di serahkan kepada pihak keluarga, yang pada hari ini, Selasa (19/05) melakukan proses pemakaman untuk jenazah korban.
Hingga saat ini, penyelidikan terkait penyebab kebakaran pusat perbelanjaan Megamall masih dilakukan oleh pihak aparat kepolisian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan