Sulawesi Utara - Cuaca menjadi salah satu faktor penting yang sangat memengaruhi aktivitas masyarakat di Kota Manado. Menjelang akhir Mei 2026, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah Kota Manado dan sekitarnya pada 28 hingga 29 Mei 2026.
Pemerintah Kota Manado bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Sulawesi Utara secara resmi telah mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi tersebut diperkirakan dapat disertai kilat atau petir serta hembusan angin kencang yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Berdasarkan analisis atmosfer terbaru yang dirilis BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh tingginya kelembapan udara dan perlambatan kecepatan angin di wilayah perairan Sulawesi Utara. Faktor tersebut memicu pertumbuhan awan konvektif secara signifikan, sehingga meningkatkan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah, termasuk Kota Manado.
Menanggapi peringatan tersebut, Pemerintah Kota Manado bergerak cepat dengan mengeluarkan imbauan siaga kepada seluruh masyarakat. Warga yang tinggal di kawasan rawan bencana, seperti daerah aliran sungai (DAS), wilayah pesisir, serta daerah perbukitan yang berpotensi mengalami tanah longsor, diminta untuk lebih berhati-hati dan selalu memantau perkembangan informasi cuaca terbaru.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak mengabaikan tanda-tanda cuaca buruk, seperti meningkatnya intensitas hujan dalam waktu lama, angin kencang, maupun genangan air yang mulai muncul di lingkungan sekitar. Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menyiapkan langkah antisipasi guna meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan apabila cuaca buruk benar-benar terjadi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi cuaca mulai memburuk. Para pengendara juga diminta lebih berhati-hati saat melintas di jalan raya karena risiko pohon tumbang, banjir, dan jarak pandang yang terbatas akibat hujan deras.
Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat Kota Manado dapat lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bersama-sama menjaga keselamatan diri maupun lingkungan sekitar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan, BMKG SULUT, Pemkot Manado