Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 26 MARET 2026 • 22:06 WIB

Daftar Jajanan Ringan Dari Sulut. Murmer dan Dijamin Kenyang!

Daftar Jajanan Ringan Dari Sulut. Murmer dan Dijamin Kenyang!Potret dari Biapong (Freepik)

Sulawesi Utara - Jika kita berbicara tentang Sulawesi Utara, pasti hal pertama yang mungkin kita lihat tertuju pada keindahan bawah laut Bunaken atau kemegahan Gunung Lokon. Tapi, bagi mereka yang pernah menginjakan kaki di Bumi Nyiur ini, ada satu hal yang tak mungkin terlewatkan: aroma harum dari dapur-dapur tradisional yang menyajikan kudapan khas.

Masyarakat Sulawesi Utara memiliki tradisi unik yang disebut dengan "minum kopi" atau "minum teh" di sore hari. Dalam momen santai ini, meja-meja kayu di kedai kopi legendaris maupun di teras rumah warga akan dipenuhi oleh deretan piring berisi Panada, Lalampa, Apang, hingga Biapong. Penasaran? Kali ini, Indozone akan mengajak kamu untuk menelusuri lebih dalam jajanan "camu-camu" dari Sulut ini! 

1. Panada

Banyak yang sering menyamakan Panada dengan pastel yang lazim ditemukan di Jawa. Tapi bagi warga Manado, hal ini tentunya berbeda. Panada memiliki tekstur yang lebih menyerupai roti goreng dan bukan kulit renyah tipis layaknya pastel. Sama seperti namanya, Panada datang dari bangsa Spanyol yang pernah singgah di Sulawesi Utara berabad-abad lalu dan menginspirasi masyarakat lokal, dengan jajanan mereka sendiri yakni "Empanada"  kini disulap untuk sesuai dengan selera masyarakat lokal, isiannya diganti dengan kekayaan laut paling melimpah di perairan Sulawesi Utara, yakni ikan cakalang dan sayuran.

2. Lalampa

Kalau Panada itu representasi pengaruh Barat, maka Lalampa adalah bukti keahlian lokal. Memang, sekilas Lalampa mirip dengan lemper yang umum bagi masyarakat di Indonesia. Namun, perbedannya terletak pada teknik memasak dan kekuatan aromanya. Lalampa dibuat dari beras ketan yang gurih karena dimasak dengan santan kental. Isiannya pun serupa dengan Panada, yakni suwiran ikan cakalang. kunci kelezatan Lalampa terletak pada proses pembakarannya. Setelah dibungkus rapi dengan daun pisang, Lalampa diolesi dengan sedikit minyak goreng lalu dibakar di atas bara api.

3. Apang Coe

Setelah lidah dimanjakan dengan rasa pedas dari Panada dan Lalampa, sudah saatnya kita beralih ke sesuatu yang manis. Temui Apang, atau Apang Coe. Sebuah Jajanan berwarna cokelat muda ini terbuat dari campuran tepung beras, tepung terigu, dan gula merah. Kombinasi antara tekstur kue yang kenyal-lembut, rasa manis legit dari gula aren, serta gurihnya kelapa parut menjadikan Apang teman yang sempurna untuk secangkir kopi hitam tanpa gula di pagi hari. Bagi sebagian warga, Apang memiliki nilai filosofis tentang kerendahan hati dan berbagi, sehingga dapat dengan mudah ditemukan di acara-acara besar orang Sulawesi Utara.

4. Biapong

Terakhir, tentunya kita tidak dapat melewatkan Biapong. Jajanan ini merupakan adaptasi lokal dari bakpao asal Tiongkok. Di Sulawesi Utara, khususnya di daerah Kawangkoan, Biapong telah menjadi ikon kuliner yang mendunia dan dicari-cari wisatawan lokal serta internasional. Di Sulut, ada dua rasa Biapong yang sangat populer: Biapong Ba' yang berisi daging babi dan Biapong Temo yang berisi kacang hitam.

Meskipun sekarang ini, berbagai jenis kue kekinian dan pastry ala Barat mulai menjamur di kota-kota besar seperti Manado dan Tomohon, namun keberadaan jajanan tradisional ini tetap tak tergoyahkan. Bagi kamu yang berencana untuk mampir atau mengunjungi Sulawesi Utara, jangan lupa untuk cicipi jajanan dari sulut ini ya!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Daftar Jajanan Ringan Dari Sulut. Murmer dan Dijamin Kenyang!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!