Ilustrasi dari potret seseorang yang tengah berdoa (Freepik)
Sulawesi Utara - Bagi umat Katolik, beban batin tersebut menemukan penawarnya dalam sebuah tradisi suci yang telah berusia ribuan tahun: Sakramen Tobat atau yang lebih akrab dikenal sebagai Pengakuan Dosa. Bilik pengakuan, yang biasanya berupa ruangan kecil dengan sekat kayu di sudut gereja, bukanlah tempat penghakiman. Sebaliknya, bilik itu adalah ruang kerahiman, tempat di mana seorang beriman datang dengan kerendahan hati untuk melepaskan beban dosa dan memulai lembaran baru.
Salah satu momen paling menyentuh dalam sakramen ini adalah saat umat mengucapkan Doa Tobat, dengan rinciannya yang berbunyi:
"Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan maha baik bagiku.
Aku benci akan segala dosaku, dan aku berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi. Allah ampunilah aku, orang berdosa ini."
Memahami tata cara pengakuan dosa adalah langkah awal untuk mengalami kerahiman Allah secara utuh. Siap untuk memulai lembaran baru? Simpan doa tobat di atas dan jangan lupa buat jadwalkan waktu pengakuan dosa kamu ya, Indozone!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan