Ilustrasi dari potret semangkuk kacang merah Brenebon (Unsplash)
Sulawesi Utara - Indzone, kalau kamu nantinya berkunjung ke Provinsi Sulawesi Utara, terutama berkunjung di dataran tinggi Minahasa atau menyusuri pesisir pantai Manado, akan ada satu aroma yang akan memandu indra penciuman kamu. Itulah pesona Mie Brenebon, sebuah mahakarya kuliner yang menjadi bukti nyata persilangan budaya antara kolonial Belanda dan kearifan lokal Sulawesi Utara.
Berdasarkan catatan sejarah, sup kacang merah awalnya diperkenalkan oleh warga Belanda yang bermukim di Sulawesi Utara. Awalnya brenebon merupakan sajian makan mewah, namun kini dapat dijumpai dimana-mana dengan modifikasi yang cerdas dari masyarakat lokal. Jika versi aslinya cenderung lebih sederhana dengan rasa kacang yang dominan, maka versi Sulawesi Utara menambahkan kekayaan rempah khas daerah tropis dan menyajikannya dengan mie tebal. Penambahan mie ini, membuat hidangan brenebon menjadi lebih padat karbohidrat dan sangat cocok dengan gaya hidup masyarakat lokal yang dinamis. Memang, nasi mungkin adalah makanan pokok, tetapi Mie Brenebon adalah makanan jiwa (soul food) yang selalu dirindukan, terutama saat berkumpul bersama keluarga di akhir pekan, apalagi di acara-acara syukuran.
Bahan Utama:
Bumbu Rempah:
Langkah-langkah pengolahan
Ketika mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara, pastikan satu porsi Mie Brenebon masuk ke dalam daftar wajib icip-icip kuliner kamu dan selamat menikmati kehangatan Minahasa meresap hingga ke jiwa kamu Indozone.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan