Rabu, 02 JULI 2025 • 21:42 WIB

Pengucapan syukur Minahasa: daftar makanan khas tradisional yang wajib kamu cicipi!

Author

Buffet Makanan (Freepik)

Sulawesi Utara- Amerika Serikat punya thanksgiving, Minahasa punya Pengucapan syukur! Masyarakat Sulawesi Utara pasti sudah tidak asing dengan yang namanya Pengucapan. Sebuah tradisi yang setiap tahunnya disambut oleh masyarakat minahasa ini, menjadi lambang bentuk rasa terima kasih atas panen dan berkat yang melimpah.  Perayaan ini dilakukan selama satu hari full dengan maksud untuk menjalin kebersamaan antar kerabat dan keluarga lewat berbagi rasa syukur serta sukacita yang dirasakan. Masyarakat Minahasa merayakan pengucapan syukur ini dengan kekayaan kuliner, mereka tidak akan segan-segan untuk menjamu tamu dengan makanan-makanan untuk berbagi rasa syukur sampai perut penuh!

Ini dia, daftar lengkap makanan tradisional Minahasa, yang wajib kamu ketahui saat hadir di pengucapan!

  • Nasi jahe

Nasi Jahe (Wikipedia)

Nasih jahe, atau yang biasa disebut orang Minahasa Nasi Jaha adalah hidangan yang berbahan utama nasi. Disajikan hangat-hangat, beras yang nantinya akan dicampur bersama rempah-rempah khas Indonesia seperti jahe, santan, dan serai, akan dimasukan ke dalam bambu dengan lapisan daun pisang sebelum akhirnya di bakar dengan bara api. Nasi jahe ini dapat ditemukan pada pesta dan acara-acara. Kamu bisa memadukan nasi jahe ini dengan lauk yang beragam. Mulai dari yang berkuah, digoreng, ditumis ataupun yang di bakar sekaligus, nasi jahe selalu cocok digabungkan dengan apapun untuk menambah kenikmatan.

  • Woku

Kakap Woku (Wikipedia)

Kamu belum merasakan cita rasa Sulawesi Utara kalau kamu belum pernah merasakan Woku. Woku merupakan bumbu masakan yang digunakan masyarakat Minahasa dalam memasak daging. Bumbu woku ini biasa kamu temui pada olahan daging ayam dan bebek, serta hidangan laut seperti ikan nila, dan ikan kerapu. Ada dua variasi Woku, yakni Woku blanga dan daun.  Apapun variasi rasanya, woku ini memiliki cita rasa segar dan penuh rempah, dan pedas!   

  • Cakalang fufu

Cakalang fufu mentah di pasar (Wikipedia)

Jauh-jauh ke Sulawesi Utara, jangan lupa Cakalang fufu! Jadi makanan khas Sulut, ikan cakalang yang dijepit dan diasapi ini menjadi salah satu makanan yang paling dicari-cari saat pengucapan Minahasa! Cakalang fufu meski terdengar simpel selalu menjadi hidagan yang selalu habis dengan cita rasanya yang gurih dan special karena pengasapan. Cakalang fufu biasanya disajikan dengan cara digoreng, kemudian dinikmati bersama nasi hangat, dicocol dengan dabu-dabu yang segar dan pedas.      

  • Sup Brenebon

Sup brenebon (Wikipedia)

Ini dia, sup kacang merah yang jadi peninggalan hidangan Belanda di Minahasa, sup brenebon! Gurih, dan mengenyangkan, sup brenebon hadir dengan nikmat jika dihidangkan hangat-hangat. Dengan bahan utama menjadi kacang merah dan daun bawang, daging yang ada di sup brenebon ini wajib direbus hingga empuk untuk mengeluarkan cita rasa umami dan kenya. Direbus lebih lama bersama kacang merah, jangan kaget menemukan daging di brenebon berubah warna jadi merah seperti kuahnya!

  • Tinorangsak

Tinorangsak daging, tumis terong jagung dan nasi (Wikipedia)

Satu lagi makanan yang ada di hati setiap orang di Minahasa. Tinorangsak, adalah hidagan daging yang berbumbu rempah campuran: ladah, kunyit, bawang merah, serai, dan lain-lain. Semua bumbu ini, diaduk dan di campur rata bersama daging, kemudian dimasukan dalam batang bambu dan dibakar.  Dinikmati pada hangat-hangat, Tinorangsak akan dibelah dari perapian untuk selanjutnya disantap beramai-ramai bersama nasi. Lebih nikmat lagi, jika menyantap tinorangsak menggunakan tangan.

Sudah ngiler membaca daftar masakan khas Minahasa? Jangan lupa untuk hadir pertanggal 20 Juli 2025 di rumah kerabat atau kenalan kamu yang merayakan pengucapan! 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU