Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 18:38 WIB

Mengenal Bumbu RW, Racikan Tanah Minahasa Warisan Untuk Setiap Makanan

Author

Ilustrasi dari sebuah potret makanan yang menggunakan bumbu kuning (Freepik)

Sulawesi Utara -  Lidah orang Indonesia tidak akan pernah puas jika masakan mereka, hanya bermodal; garam dana msg saja. Bicara soal makanan, ada ratusan bahkan ribuan kuliner Nusantara yang kaya akan rempah-rempah yang melimpah, Manado? Tentu saja ngak kalah, di antara jajaran demi jajaran makanan yang disajikan, ada satu sampai tiga masakan yang menggunakan sebuah bumbu sederhana, yakni Bumbu RW.

Meski identik dengan masakan daging anjing, bumbu RW ini sebenarnya secara harfiah merupakan kepanjangan dari Rintek Wu’uk atau bumbu halus. Hal ini dikarenakan bahan utama dalam bumbu RW ini adalah rempah-rempah seperti: jahe, lengkuas, serai, daun jeruk dan daun pandan yang dihaluskan sebelum ditumis dan dihancurkan dengan daging yang ingin di masak.

Bumbu RW ini adalah bumbu dasar untuk puluhan masakan khas Sulawesi Utara, bisa untuk ayam, bebek, sapi, ikan, dan masih banyak lagi dan bukan hanya untuk daging anjing. Ingat, saat ini di sejumlah wilayah yang ada di Sulawesi Utara telah melarang konsumsi serta penjualan daging anjing. Dengan demikian, altenatif-alternatif untuk masakan dengan jenis daging lain masih tersedia. Bumbu RW ini tergolong sederhana, dan dapat disajikan dengan beberapa cara pengolahan seperti: rebus, panggang. 

Rasa dari masakan dengan bumbu ini? Rasanya gurih dengan sentuhan pedas dari cabai dan percampuran dari rempah-rempah. Biasanya, orang Minahasa sering menambahkan juga daun kemangi yang banyak dalam bumbu RW ini, sehingga tidak jarang- orang Manado bilang kalau ada bumbu RW, daging belum habis bumbu sudah hilang.

Cara membuat bumbu RW sangat simpel. Dengan langkah-langkah sebagai berikut:

Siapkan Jahe, lengkuas, serai dan cabai, bersihkan lalu haluskan. Dapat menggunakan chopper atau ulekan biasa, setelah halus, panaskan minyak dan tumis bumbu RW sampai mulai tercium bau harum. Tambahkan penyedap, dan daun jeruk. Tumis terus, lalu tambahkan daun kemangi dan daging sebagai langkah terakhirnya.

Selamat mencoba, Sampe Bakudapa Ulang!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU