Sulawesi Utara - Kasus pelecehan di lingkungan Universitas membludak di Provinsi Sulawesi Utara, seusai seorang Mahasiswi asal Sitaro Timur ditemukan tidak bernyawa pada selasa (30/12) kemarin. Berada di semester 7, dan tengah bersiap untuk ujian proposalnya, tindakan untuk mengakhiri hidup yang diambil oleh korban diduga didasari oleh tekanan mental yang dia alami usai menjadi korban pelecehan seksual salah satu oknum dosen yang mengajar di prodi PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikolog UNIMA.
Duka mendalam yang ditinggalkan oleh korban lantas sekaligus menjadi api rekan-rekan serta pihak keluarga untuk menuntut keadilan terhadap pelaku sebagaimana harapan korban yang ia torehkan dalam surat pernyataannya. Menanggapi hal ini, Hillary Brigitta Lasut melalui halaman pribadinya menyatakan pengawalan ketat akan kasus ini dan menyatakan kehadirannya untuk membantu pihak keluarga mencapai keadilan dengan menyediakan tim hukum yang akan berhadapan langsung dengan tersangka DM untuk memperjuangkan keadilan bagi korban.
Mengutip secara langsung dari halaman yang dibagikannya: " Bantuan hukum akan diberikan, dan kami akan kawal sampai keadilan benar-benar ditegakan."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: @Hillary Brigitta Lasur/Facebook