Sulawesi Utara - Cuaca yang buruk tengah melanda Provinsi Sulawesi Utara akhir-akhir ini. Akibatnya, sejumlah aktivitas terhambat, segala kegiatan transpotasi pun perlu meningkat kewaspadaan. Tidak terkecuali, dengan kapal-kapal yang ada di perairan.
Baru-baru ini, sebuah kapal penumpang KM Gandha Nusantara 17 dilaporkan mengalami kesalahan mesin yang mengakibatkannya mati kapal di perairan laut Maluku Utara, pada Minggu (15/03).
KM Gandha Nunsantara 17 sendiri, tercatat berlayar dari pelabuhan Kota Bitung, Sulawesi Utara pada hari Sabtu (14/03) pukul 23.00 WITA menuju Kota Ternate, Maluku Utara.
Kejadian, lantas terjadi di pertengahan rute kapal pada hari Minggu dengan perkiraan waktu, pada pukul 08.00 WITA. Tim SAR Ternate, mengonfirmasi hal ini, lewat keterangan yang diberikan oleh Kepala Kantor Ternate, Iwan Ramdhani.
Menurut keterangan yang diberikan oleh Kepala Kantor SAR Ternate, kapal sempat terombang-ambing di perairan selama beberapa jam. Meskipun telah diusahakan perbaikan oleh kru, namun sebagian besar air telah masuk ke atas kapal sehingga kapten kapal KM Gandha Nusantara 17 melaporkan kejadian kepada pihak PELNI yang segera diterukan ke Basarnas Ternate.
"Tim SAR melakukan respons laporan dengan segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan proses pencarian. Sempat dilakukan pencobaan penarikan oleh kapal di sekitar lokasi kejadian, namun ombak yang tinggi mengagalkan usaha tersebut dan menjadi tantangan."
Data sementara yang kami dapatkan, menyebutkan ada tujuh orang yang masih dinyatakan menghilang. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang memperjelas total kru serta penumpang di dalam kapal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: SAR Ternate