Jumat, 20 MARET 2026 • 20:27 WIB

Lebaran 2026, Harga Cabai di Sulut Tembus 100 RIBU/KG!

Author

Ilustrasi dari potret cabai kering (Freepik)

Sulawesi Utara - Cabai adalah bahan penting yang wajib ada pada dapur masyarakat Provinsi Sulawesi Utara. Jadi, tidak heran komoditas ini menjadi buruan di tengah-tengah masyarakat pada kelangkaannya. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, harga cabai rawit di sejumlah titik di Provinsi Sulawesi Utara meningkat drastis, dan menembus harga Rp 100.000/kg yang mana merupakan harga di batas kemampuan mayoritas masyarakat.

Wilayah Harga Cabai Rawit Naik

Berdasarkan penelusuran tim Indozone, sejumlah wilayah yang mengalami kenaikan harga cabai rawit ini meliputi, Kotamobagu dengan harga cabai Rp 150.000/kg, Manado, Tomohon dan Minahasa harga cabai Rp 130.000/kg, Ternate harga cabai  Rp 160.000, Rp 135.000 untuk Minahasa Utara, dan yang terakhir di Minahasa Selatan dengan harga cabai capai Rp 140.000/kg

Peningkatan harga yang sangat drastis ini, diduga dengan kelangkaan cabai rawit yang tengah dialami oleh mayoritas penjual di pasaran, akibat kegagalan panen yang terjadi pada para petani di sejumlah wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

Feibe (59), seorang masyarakat yang tengah berbelanja pada Pasar Bersehati Kota Manado mengungkapkan: "perlu ada tindakan dari pihak pemerintah untuk menekan harga cabai rawit ini, sebagai seorang ibu rumah tangga, saya takut harga-harga bahan pokok lainnya ikut naik di pasar." 

Biasanya, harga cabai di Provinsi Sulawesi Utara pada musim panen dapat mencapai harga Rp 25.000/kg di pasaran memperlihatkan, seberapa jauhnya penignkatan harga cabai di Provinsi Sulawesi Utara pada saat ini, dan pada saat-saat sebelumnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU