Rabu, 17 JUNI 2026 • 11:25 WIB

Pemilihan Serentak di Minahasa, 129 Desa Cari Hukum Tua!

Author

Potret suasana pemilihan dengan papan berisi nama-nama calon di TPS yang tengah dilihat oleh masyarakat. (Rio Lecatompessy (Unsplash))

Sulawesi Utara -  Pada hari ini, Kabupaten Minahasa menggelar pemilihan hukum tua secara serentak di 129 desa. Pesta demokrasi tingkat desa yang diselenggarakan pada Rabu, (17/06) tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan membawa arah pembangunan bagi masing-masing wilayah.

Antusiasme warga terlihat di sejumlah tempat pemungutan suara  sejak pagi hari. Masyarakat datang untuk menggunakan hak pilih mereka dengan harapan dapat memilih sosok hukum tua yang dianggap mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin desa.

Untuk wilayah Provinsi Sulawesi Utara, semenjak dahulu pemilihan hukum tua merupakan ini telah menjadi bagian dari proses demokrasi di tingkat pemerintahan desa. Dalam pelaksanaannya, masyarakat diberikan kesempatan untuk memilih secara langsung calon pemimpin yang dinilai memiliki kemampuan, integritas, serta kepedulian terhadap perkembangan desa.

Menjelang hingga berlangsungnya proses pemungutan suara, masyarakat Minahasa terus diimbau agar dapat menjaga suasana tetap aman dan kondusif. Pemerintah dan aparat keamanan mengingatkan agar seluruh pihak dapat mengedepankan sikap saling menghargai. 

Untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan aman dan lancar, Kepolisian Resor Minahasa melaksanakan operasi pengamanan pemilihan hukum tua dengan melibatkan ribuan personel yang diturunkan langsung ke berbagai lokasi pemungutan suara.

Pengamanan dilakukan di sejumlah titik strategis, termasuk area TPS, jalur mobilisasi masyarakat, serta lokasi yang dianggap membutuhkan perhatian khusus. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan demokrasi tingkat desa dapat berjalan sesuai aturan.

Selain melakukan pengamanan, aparat juga terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Warga diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang dapat memicu ketegangan selama proses pemilihan berlangsung.

Salah satu warga Desa Atep, Kabupaten Minahasa, Ayen (22) yang ikut memberikan hak suaranya, menyampaikan harapannya agar pemilihan hukum tua dapat menghasilkan pemimpin terbaik bagi desa.

“Sebagai masyarakat, kami berharap siapa pun yang terpilih nanti bisa membawa perubahan yang baik untuk desa. Perbedaan pilihan itu biasa, yang terpenting setelah pemilihan kami tetap bersatu dan mendukung pembangunan desa,” ujar Ayen saat ditemui di lokasi pemungutan suara.

Pelaksanaan pemilihan hukum tua serentak ini menjadi salah satu agenda penting bagi masyarakat Minahasa. Hukum tua yang nantinya terpilih akan memiliki peran besar dalam menjalankan roda pemerintahan desa, mengelola pelayanan masyarakat, serta mendorong berbagai program pembangunan di tingkat lokal.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan pengamanan dari aparat, proses demokrasi desa diharapkan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipilih berdasarkan aspirasi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU