Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 18:00 WIB

Cuci Arca, Tradisi Sebelum Sambut Imlek di Sulawesi Utara

Cuci Arca, Tradisi Sebelum Sambut Imlek di Sulawesi UtaraIlustrasi dari potret atap Klenteng di Thailand (Freepik)

Sulawesi Utara - Bersih adalah bagian dari iman. Itu mungkin adalah salah satu kalimat yang cocok untuk sebuah tradisi yang biasa dilakukan oleh Umat Tridharma dalam menyambut Tahun Baru Cina di sejumlah klenteng yang ada di Sulawesi Utara. Tradisi ini merupakan hal yang penting, selain menjadi bagian dari budaya, juga menjadi bagian dari jati diri dari umat beragama. Nah, untuk kamu yang bertanya-tanya apa itu Tradisi Cuci Arca? Simak beriktu penjelasan Indozone!

Mengenal Tradisi Cuci Arca

Jelang perayaan Tahun Baru Imlek, umat Tridharma di sejumlah titik di Sulawesi Utara melaksanakan cuci arca menggunakan pakaian serba warna putih yang melambangkan kesucian. Sama seperti namanya, Cuci Arca ini berati bersih-bersih patung dewa dan dewi yang ditempatkan di dalam Klenteng. 

Cuci Arca ini dilakukan oleh pengurus serta penanggung jawab, termasuk para umat yang telah melakukan puasa selama tiga hari. Setiap arca yang ada di dalam klenteng, dibersihkan secara mendetail dari debu dengan air rendaman mawar menggunakan sejumlah perlengkapan seperti kain lap putih, dan kuas pembersih. 

Setiap arca setelah dibersihkan lantas dikeringkan menggunakan kain berwana putih. Sebelum mengembalikan arca pada tempatnya, seluruh bagian dari klenteng pun dibersihkan. Setelah semuanya telah bersih, barulah arca kembali ditempatkan di tempat awalnya. 

Makna Di Balik Tradisi Cuci Arca

Selain menjadi tindakan perawatan dan bersih-bersih sederhana, Tradisi Cuci Arca dimulai dari sebuah kebiasaan dan menjadi kewajiban yang dilakukan secara turun temurun oleh umat Tridharma di sejumlah titik di Sulawesi Utara. Tradisi ini memiliki makna mendalam secara konteks spiritual seperti penyegaran hati dan dan penyucian diri.

Arca merupakan patung bernilai religius yang menjadi sarana untuk umat beriman berdoa kepada penciptanya. Dengan membersihkan debu dan kotoran yang ada di Arca, energi positif yang sebelumnya terhalang oleh debu dan kotoran akhirnya dapat menghilang sehingga para umat mendapatkan kedamaian yang lebih maksimal saat berdoa dan menyegarkan hati serta menyucikan jiwa.

Tradisi Arca Di Tahun 2026

Jelang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada hari Selasa, 17 Februari 2026, Umat Tridharma di Klenteng Ban Hin Kiong telah melakukan Cuci Arca dan dimulai dari hari Minggu, (08/02) kemarin. Pada hari ini, Selasa (10/02) sejumlah Umat Tridharma menyelesaikan tradisi Cuci Arca mereka dengan membersihkan Klenteng dari bagian dalam hingga luar halaman, tradisi Cuci Arca ini, lantas akan ditutup dengan Upacara Sembayang Suci Sang Sin sebagai salah satu bagian penting dalam Imlek, sebab, dipercaya pada hari Sembayang Suci Sang Sin ini para dewa naik ke langit untuk menghadap Tuhan dan menceritakan perbuatan-perbuatan umat-Nya selama satu tahun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Cuci Arca, Tradisi Sebelum Sambut Imlek di Sulawesi Utara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!