Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 29 APRIL 2026 • 18:49 WIB

4 Permainan Tradisional Khas Sulut yang Mulai Jarang Terlihat

4 Permainan Tradisional Khas Sulut yang Mulai Jarang TerlihatIlustrasi dari potret anak-anak tengah bermain (Unsplash)

Sulawesi Utara - Di era gempuran full teknologi cangih di mana-mana, banyak anak-anak tumbuh dengan mata lengket pada layar telepon genggam mereka. Saat ini, akses untuk berbagai permainan dapat dengan mudah di akses oleh banyak orang. Sehingga, perlahan-lahan permainan tradisional pun mulai terlupakan.

Permainan tradisional di seluruh dunia menjadi salah satu bagian dari budaya dan identitas dari sebuah bangsa. Maka daripada itu, perlu kita sadari bahwa melestarikan permainan tradisional adalah hak kewajiban kita bersama. Kali ini, dalam rangka untuk ikut melestarikan permainan-permainan tradisional yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, ayo ikuti Indozone dalam mendalami empat permainan tradisional yang bakal buat kamu nostalgia meskipun sekarang sudah mulai terlupakan.

1. Benteng

4 Permainan Tradisional Khas Sulut yang Mulai Jarang TerlihatIlustrasi dari potret anak-anak saling mengejar (Unsplash)

Benteng adalah sebuah permainan berkelompok yang dimainkan oleh dua kelompok dengan masing-masing anggota beranggotakan genap. DI beberapa daerah, Benteng dikenal dengan nama galah asin dan tali koko. Benteng dimainkan di atas kotak panjang dengan garis-garis di tengahnya serta ruang di antara garis-garis tersebut untuk para penjaga.

Dalam permainan Benteng, kelompok akan dibedakan dalam tugas "penjaga" dan "pencuri". Kelompok penjaga di permainan ini diwajibkan untuk berdiri di atas garis yang telah digambar di dalam kotak segi panjang. Tugas mereka cukup sederhana. Kelompok penjaga harus menjaga "Benteng" yang berati garis di paling belakang agar jangan sampai kebobolan dengan pencuri.

Nah, berbeda dengan kelompok penjaga, kelompok pencuri sesuai namanya, mereka harus berlari untuk menembus "Benteng" atau garis paling belakang. Anggota pencuri diwajibkan untuk memasuki benteng satu per-satu dan memastikan agar kelompok penjanga tidak dapat menyentuh mereka. Apabila pencuri berhasil disentuh oleh panjaga, maka mereka dinyatakan tereleminasi dan dilarang untuk melanjutkan permainan.

Untuk memenangkan permainan Benteng, kelompok penjaga harus menjaga garis belakang mereka tidak terlewati oleh pencuri. Caranya? Mereka harus menyentuh anggota pencuri yang lewat tanpa keluar dari garis yang telah digambar. Sebaliknya, untuk menenangkan permainan Benteng, seluruh pemain dari kelompok pencuri harus melewati tiap garis anggota penjaga tanpa tereleminasi.

2. Tumbu-Tumbu Blanga

4 Permainan Tradisional Khas Sulut yang Mulai Jarang TerlihatIlustrasi dari potret sekelompok orang tengah mengepalkan tangan (Unsplash)

Tumbu-tumbu blanga
Blanga minya rom
Rom cakalele tom tom tom
Buka satu di bawah

Hayoloh, Indozone. Siapa yang membaca kalimat di atas menggunakan nada? Nah, early gen z serta milenial pasti tidak asing dengan lirik lagu di atas ini. Tumbu-tumbu Blanga adalah sebuah permainan sederhana dan dapat dimainkan secara ramai-ramai. Permainan ini dilakukan dengan para pemain duduk melingkar sambil bersila di atas, kemudian dengan tangan mereka yang dikepalkan, ditumpukan dengan telapak tangan pemain lainnya.

Selama permainan, para pemain akan bernyanyi lagu di atas. Kemudian, pemain dengan telapak tangan mereka yang paling di atas harus "memukul" atau menumbuk pelan kepalan-kepalan tangan yang ada di bawah. Kenapa? Lagu ini jadi instruksi untuk permainan. Ketika para pemain telah menyanyikan lagu di atas, maka lirik terakhir berkata: buka satu di bawah. Arti lirik ini menjadi intruksi buat pemain dengan kepalan tangan yang berada di paling bawah, lantas harus membuka telapak tangan mereka. 

Lagu ini lantas segera dinyanyikan berkali-kali, hingga akhirnya seluruh telapak tangan setiap pemain telah terbuka. 

Apabila setiap telapak tangan telah terbuka, maka para main harus membuat telapak tangan di bawah mereka ditarik dengan cara mengelitik telapak tangan di bawah dengan jari tengah.

Pemain yang berhasil bertahan, lantas memenangkan permainan ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

4 Permainan Tradisional Khas Sulut yang Mulai Jarang Terlihat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!