Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 23:19 WIB

Mengenal Bulan Rosario, Bulan Suci Orang Katolik

Author

Ilustrasi dari tangan yang tengah memegang sebuah rosario (Freepik)

Sulawesi Utara - Bulan September resmi berakhir, dan bulan oktober kini hadir. Untuk umat beragama katolik di seluruh dunia, bulan oktober memiliki makna yang istimewa dengan makna khusus yang diperingati sebagai bulan rosario. Pada bulan ini, umat agama katolik mendedikasikan diri untuk mendaraskan doa dan menghormati Bunda maria.

Bulan rosario ini bukan hanya sekedar tradisi, akan tetapi devosi umat katolik untuk merenungkan misteri kehidupan Tuhan Yesus lewat mata ibunda-Nya. 

Sejarah penetapan bulan oktober sabagai bulan rosario ini memiliki jalan yang panjang dan berkaitan dengan pertempuran Lepanto pada oktober 7 tahun 1571. Berhasil mengalahkan pasukan kekaisaran ottoman di teluk Korintus, doa rosario lantas didasarkan atas seruan Paus Vius V kepada seluruh umat kristen di Eropa untuk penghormatan atas mujikzat kemenangan tersebut. Mulai dari saat itu, Paus Vius V lantas menetapkan tanggal 7 Oktober sebagai pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario dan secara resmi seluruh tanggal di bulan itu didesikasikan sebagai bulan rosario oleh gereja katolik.

Rosario adalah bentuk doa renungan dengan menggunakan manik-manik yang dibuat dalam sebuah kalung. Rosario berasal dari bahasa latin; rosarium atau mahkota mawar, persembahan untuk Bunda Maria. Doa Rosario terbagi menjadi empat bagian dengan masing-masing lima peristiwa, dengan rincian sebagai berikut;

  1. Misteri Gembira: Peristiwa kelahiran dan masa kanak-kanak Yesus
  2. Misteri Terang: Peristiwa karya dan mujikzat Yesus
  3. Misteri Sedih: Pesitiwa penderitaan dan wafat Yesus
  4. Misteri Mulia: Peristiwa kebangkitan Yesus dan kemuliaan Maria sebagai seorang Ibu dan para kudus.

Di Indonesia, perayaan bulan rosario ini dilakukan dengan khidmat dan dilakukan secara rutin dengan mendaraskan rosario bersama secara bergilir di rumah-rumah umat katolik, menjadikan doa ini sebagai pengingat satu sama lain, untuk mendekatkan diri pada Yesus Kristus dengan merenung dan memohon rahmat serta pengampunan melalui perantara Ibu-Nya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pengalaman Langsung Penulis

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU