Kamis, 29 JANUARI 2026 • 21:40 WIB

Lirik Lagu Opo Wanatase, Lagu Daerah Minahasa, Tanda Syukur Pada Tuhan

Author

Potret dari keindahan Danau Tondano (Pesona Indonesia)

Sulawesi Utara - Opo Wanatase merupakan sebuah lagu daerah yang berasal dari suku Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Lagu ini memiliki makna lantunan pujian rasa syukur atas kebaikan Tuhan sebagai pencipta, menggunakan bahasa Tombulu. Opo Wanatase memiliki makna yang menalam, diciptakan pada tahun 1912 oleh musisi bernama Johanis Ngangi, lagu ini awalnya merupakan pengiring tarian tradisional Minahasa, dan sekarang terdengar dimana-mana.

Opo Wanatase, berakar dari vokal yang biasanya dibawakan orang-orang Minahasa dengan tempo musik yang lambat dan tenang. Tahukah kamu? Setiap tahunya, sebelum pelaksanaan upacara adar Tumo'tol di Watu Pinawetengan, setiap peserta akan memulai adat dengan membawakan lagu ini bersama-sama sebagai bentuk penghormatan, pengucapan syukur, serta harapan. Simak, berikut liriknya:

Lirik Lagu Opo Wanatase

Opo wana natas'se

Tembone se mengale-ngale

Tembone se mengale-ngale

Pakatuan pakalawiren

Kuramo kalalei ulangit

Tentumo kalalei untana

Kuramo kalalei untana

Tentumo kalalei ta in tou

 Nikita in tou karia Enimpa susuat uman

Enimpa susuat uman karia

Wia si Opo wananatas

Si Opo wana natas

Sia si matau ampeleng

Sia si matau ampeleng

Mamuali wia mbawoin tana

Terjemahan

Allah yang diatas
Lihatlah kami yang hidup didunia ini
Lihatlah kami yang hidup didunia ini
Berkatilah dengan umur panjang dan kesejahteraan

Sebagaimana adanya langit
Begitu pula dengan tanah/bumi
Sebagaimana adanya tanah/bumi
Begitu pula dengan kita umat manusia

Kita, umat manusia
Hanyalah menyesuaikan saja
Menyesuaikan saja
Dengan kehendak Allah yang diatas

Allah yang diatas
Dia saja yang mengetahui yang terbaik untuk kita
Dia saja yang mengetahui yang terbaik untuk kita
Apa saja yang akan terjadi di bumi kita tercinta


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU