Sulawesi Utara - Opo Wanatase merupakan sebuah lagu daerah yang berasal dari suku Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Lagu ini memiliki makna lantunan pujian rasa syukur atas kebaikan Tuhan sebagai pencipta, menggunakan bahasa Tombulu. Opo Wanatase memiliki makna yang menalam, diciptakan pada tahun 1912 oleh musisi bernama Johanis Ngangi, lagu ini awalnya merupakan pengiring tarian tradisional Minahasa, dan sekarang terdengar dimana-mana.
Opo Wanatase, berakar dari vokal yang biasanya dibawakan orang-orang Minahasa dengan tempo musik yang lambat dan tenang. Tahukah kamu? Setiap tahunya, sebelum pelaksanaan upacara adar Tumo'tol di Watu Pinawetengan, setiap peserta akan memulai adat dengan membawakan lagu ini bersama-sama sebagai bentuk penghormatan, pengucapan syukur, serta harapan. Simak, berikut liriknya:
Lirik Lagu Opo Wanatase
Opo wana natas'se
Tembone se mengale-ngale
Tembone se mengale-ngale
Pakatuan pakalawiren
Kuramo kalalei ulangit
Tentumo kalalei untana
Kuramo kalalei untana
Tentumo kalalei ta in tou
Nikita in tou karia Enimpa susuat uman
Enimpa susuat uman karia
Wia si Opo wananatas
Si Opo wana natas
Sia si matau ampeleng
Sia si matau ampeleng
Mamuali wia mbawoin tana
Terjemahan
Allah yang diatas
Lihatlah kami yang hidup didunia ini
Lihatlah kami yang hidup didunia ini
Berkatilah dengan umur panjang dan kesejahteraan
Sebagaimana adanya langit
Begitu pula dengan tanah/bumi
Sebagaimana adanya tanah/bumi
Begitu pula dengan kita umat manusia
Kita, umat manusia
Hanyalah menyesuaikan saja
Menyesuaikan saja
Dengan kehendak Allah yang diatas
Allah yang diatas
Dia saja yang mengetahui yang terbaik untuk kita
Dia saja yang mengetahui yang terbaik untuk kita
Apa saja yang akan terjadi di bumi kita tercinta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan