Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 13:25 WIB

Sambut Imlek, Ini Makna dari Tahun Kuda Api dan Perayaannya di Manado!

Author

Ilustrasi dari foto sejumlah ornamen Tahun Baru Cina (Freepik)

Sulawesi Utara - Kota Manado tidak terlepas dari keragaman masyarakat serta suku etnis di dalamnya. Di sebuah kelurahan, yang bertempat di pusat Kota Manado, terdapat Kampung Cina dengan sejarah panjang dalam berkontribusi untuk membangun Kota Manado. Sehingga, perayaan Tahun Baru Imlek tentunya akan menjadi meriah di Bumi Nyiur ini, dan untuk kamu yang berencana untuk ikut serta dalam kemeriahannya, wajib untuk memahami makna dibalik Tahun Baru Imlek 2026 serta mengetahui macam-macam acara yang akan diselenggarakan nantinya di Kampung Cina dan sudah dirangkum oleh Indozone tentunya!

Makna Kuda Api di Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili 

Perayaan Imlek tahun 2026 akan diselenggarakan pada hari Selasa, 17 Februari 2026. Di tahun ini, Kuda Api dikenal sebagai tahunnya 2026 yang dipercaya oleh etnis Tionhoa akan membawakan keberanian, kegigihan dan energi tak terbatas untuk perubahan. 

Tahun 2026, adalah tahun untuk Shio Kuda dan tahun untuk Elemen Api, menjadikan perayaan Imlek 2577 Kongzili mempunyai Kuda Api sebagai semangat utama. Kombinasi dari Kuda dan Api ini, nyatanya merupakan kombinasi yang langka dan hanya terjadi satu kali dalam 60 tahun. Sehingga, tidak heran mengapa antusiasme masyarakat dengan etnis Tianghoa ini begitu gembira untuk menyambut Tahun Baru Imlek tahun ini.

Secara filosofi, makna dari kuda adalah kebebasan dan kecepatan dengan energi yang tidak terbatas, sementara api melambangkan keberanian, antusiasme dan transformasi. Dengan filosofi yang begitu mendalam, besar harapan dari banyak orang akan kebaikan-kebaikan untuk terjadi di tahun 2026 ini.

Perayaan Tahun Baru Imlek di Kampung Cina

Di Kota Manado, perayaan Imlek yang paling meriah ada di Kampung Cina, Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang. Setiap tahunnya, festival Tahun Baru Imlek dirayakan ditempat ini dengan pasar kuliner makanan chinse berpadu Minahasa, dan sebuah parade yang diikuti oleh klenteng-klenteng yang ada di Sulawesi Utara. Inggrid, salah seorang masyarakat di Kampung Calaca mengungkapkan kegembiraannya lewat wawancara yang dilakukan oleh tim Indozone: "Saya sangat senang tentu saja, Tahun Baru Imlek ini hari yang paling dinanti-nanti oleh masyarakat Tianghoa termasuk saya. Tahun ini, saya berarap diberi kesehatan dan kekuatan, itu saja."

Tampak dari permukiman di Kampung Cina, masyarakat jelas bersemangat untuk menyambut Tahun Baru Imlek nanti dengan melakukan penghiasan tempat tinggal mereka menggunakan sejumlah ornamen-ornamen Imlek berupa lampion, lilin dan simpul ikat Tianghoa. Untuk kamu yang penasaran dengan festival Tahun Baru Imlek di Wenang ini, dapat mengunjungi Klenteng Ban Hin Kiong yang berlokasi di Kecamatan Wenang, yang menjadi titik krusial dari permukiman di Kampung Cina ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU