Minggu, 08 MARET 2026 • 07:00 WIB

Update Harga Sembako Terbaru di Sulut Jelang Idul Fitri

Author

Ilustrasi dari potret seorang wanita tengah berbelanja (Freepik)

Sulawesi Utara - Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan akan jatuh pada akhir maret, tepatnya pada tanggal 20 dan 21 maret 2026. Tentunya, dalam menaggapi hari raya ini, harga serta kebutuhan pokok di Sulawesi Utara akan menunjukan dinamika, serta fluktuasi yang signifikan, jadi. Tidak heran lagi lonjankan harga dapat terjadi dan membebani daya beli masyarakat. Kira-kira, bagaimana dengan harga sembako di pasaran sulut? Simak berikut liputan Indozone!

Daftar Sembako dan Komditas Pertanian di Pasaran

Berdasarkan penelusuran kami, untuk komoditas utama seperti beras, minyak goreng serta gula dan telur rata-rata mengalami kestabilan harga. Dari beberapa data yang kami kumpulkan secara langsung di Pasar Baru Langowan, dan Pasar Bersehati Manado, rata-rata pedagang memasang harga keempat komoditas ini adalah:

  • Untuk 1 Kg Beras Prenium adalah Rp 16.000-17.000 yang mana menunjukan kestabilan
  • Minyak Goreng prenium untuk 1 Liter seharga Rp17.500-Rp 18.000 yang mana menunjukan harga naik secara tipis.
  • Harga 1 Kg Gula Pasir sendiri masih dalam rentang stabil dengan harga Rp 16.500
  • 1 Baki (30 butir) Telur ayam sendiri, memiliki harga yang melonjak drastis yang dapat mencapai angka Rp 65.000-Rp 70.000

Tidak hanya empat sembako di atas, beberapa komoditas pertanian yang paling dicari-cari oleh masyarakat di kedua pasar adalah daging ayam dan cabai rawit. Masih di dua pasar yang sama, tim Indozone menemukan harga daging ayam potong kini menyentuh angka Rp 38.000-Rp 45.000/Kg yang menunjukan kenaikan harga drastis dari bulan sebelumnya.

Berbeda dengan daging ayam, cabai rawit pun menunjukan masalah yang sama seperti daging ayam, dimana harga cabai/Kg-nya, kini telah menembus Rp 60.000 yang mana menunjukan kenaikan.

Meike, salah seorang warga Kota Manado yang tengah berbelanja di Pasar Bersehati mengkonfirmasi kenaikan harga ini dan menyampaikan: "Tadi saya beli rica sudah sampai harga Rp 60.000, padahal dua minggu lalu masih Rp 35.000. Harapannya semoga harga rica kembali stabil ya usai lebaran, sebagai ibu rumah tangga kini perlu bijak-bijak atur uang belanja." Keluh Meike saat kami wawancarai.

Penyebab perubahan harga semobako ini, diduga dikarenakan peningkatan permintaan atau kebutuhan rumah tangga dalam menyambut hari raya Idul Fitri nanti, serta dikarenakan curah hujan di Provinsi Sulawesi Utara yang selama beberapa minggu terakhir tidak menentu sehingga mempengaruhi hasil panen komoditas pertanian.

Indozone, berdasarkan pantauan harga di atas bagaimana dengan harga sembako di pasar-pasar terdekat rumah kalian? Simpan artikel ini dan jangan lupa bagikan ke teman serta keluarga mu untuk update harga terbaru di pasar-pasar, ya! Sampe Bakudapa Ulang!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU