Sulawesi Utara – Trend mendaki gunung sedang hangat-hangatnya di kalangan anak muda. Dan dengan libur panjang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak kalangan masyarakat yang memanfaatkan liburan ini untuk berkresasi dan bersantai. Gunung lokon sedari dahulu telah menjadi lokasi pendakian yang populer di Kota Tomohon. Memiliki ketinggian 1.580 mdpl, keindahan yang ditawarkan oleh gunung Lokon selalu menarik para pendaki berpengalaman sampai para pendaki pemula untuk mampir dan berada di puncaknya oleh sebab trek yang dominan bekas aliran lahar yang telah mengering.
Namun, hati-hati. Trek pendakian gunung lokon dipenuhi oleh bebatuan, dan tidak lupa, situasi gunung Lokon sendiri dalam keadaan aktif. Pada hari Rabu, (03/09), Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tomohon mengeluarkan himbauan terkait aktivitas gunung Lokon yang terpantau naik dan masuk dalam keadaan Siaga, atau level III.
Menanggapi hal ini, pemerintah Kota Tomohon beserta BPBD Kota Tomohon merilis himbauan kesiapsiagaan masyarakat dengan;
Level III ini menandakan gejala gunung berapi yang berpotensi untu mengeluarkan magma serta letusan. Oleh sebab itu, segala aktivitas termasuk pendakian dilarang akibat potensi terjadinya gempa bumi dan letusan ledakan uap. Sebagai seorang manusia, tentunya kita dapat mengendalikan suatu fenomena alam, namun pastinya kita diajarkan untuk menghadapi segala bentuk bahaya dengan persiapan serta kesigapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@bpbd_Tomohon