Press Realese yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya bersama tersangka WM atau Bjorka (Drazkir)
Sulawesi Utara - Bjorka? Siapa yang tidak mengenal nama Bjorka. Sesosok hacker yang sempat mengemparkan masyarakat di Indonesia usai berhasil meretas keamanan siber dari sebuah bang swasta, dan membocorkan ribuan informasi pribadi dari nasabah-nasabah mereka. Memiliki identitas rahasia, Bjorka beberapa kali tampil di forum internet dengan merilis data pribadi sejumlah pejabat tinggi di Indonesia.
Aksinya yang bikin heboh ini harus berhenti pada hari Selasa, (23/10). Akhirnya, di bawah tim gabungan dari Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya dan Tim Resmob Polda Sulawesi Utara, seorang pemuda dari Desa Totolan, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa berhasil dengan nama samaran WM diringkus atas dugaan menjadi pelaku peretasan data nasabah, atau Bjorka.
WM (22) diamankan dalam sebuah operasi senyap dan merupakan hasil penyelidikan mendalam pihak aparat kepolisian. Berdasarkan keterangan dari warga setempat, WM merupakan orang yang tertutup. Mereka tidak menyangka, pemuda yang tinggal berdampingan dengan mereka itu merupakan sosok Bjorka. WM memang dikenal ahli dalam memperbaiki ponsel, dan merupakan seorang yatim piatu. Keuntungan dari pembobolannya ini diduga akan digunakan WM untuk menghidupi keluarganya dan kehidupan sehari-hari
Kerap mengganti nama samaran dan menutupi jejak digitalnya, pelacakan lokasi WM sempat terhambat. WM akhirnya ditahan di rumahnya sendiri tanpa perlawanan oleh Polda Sulut sebelum akhirnya diserahkan kepada tim Polda Metro Jaya. Kurang lebih ada 4 ponsel genggam yang disita oleh pihak aparat kepolisian, dan 1 tablet sebagai barang bukti yang disita.
Atas kasus kriminal yang dilakukan oleh WM, kini ia terancam 12 tahun pidana atas kasus peretasan dengan pasal berlapis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Polda Metro Jaya