Potret kawasan pemakaman (Freepik)
Sulawesi Utara – Masyarakat Kota Kotamobagu menyorot fenomena sosial yang memprihatinkan sekaligus merasahkan. Baru-baru ini, kawasan pemakaman etnis Tianghoa yang ada di Kelurahan Kotabangun, Kecamaran Kotamobagu Timur dilaporkan menjadi lokasi dengan alih fungsi yang tidak pantas.
Tempat yang seharusnya menjadi perumahan terakhir dari orang-orang yang kita dan patutnya mendapatkan penghormatan terakhir, malah dijadikan sebagai lokasi favorit sekelompok anak muda untuk menggelar pesta minuman keras, dan diduga kuat, menjadi tempat penyalahgunaan narkoba serta hubungan gelap.
Dalam satu postingan yang dikirimkan oleh salah seorang warga, mereka mengungkapkan rasa prihatin dengan caption di atas postingan: “Coba tolong lihat anak-anak muda ini, sudah menjadikan tempat pemakaman, sebagai tempat minum mereka di kubur Cina.”
Masyarakat yang resah dan geram, lantas menyorot situasi ini dan menemukan beberapa botol minuman keras yang sudah kosong yang ditinggalkan di area pemakaman serta dalaman wanita. Menjadikan kejadian ini, kejadian yang tidak senonoh dan tidak bermoral dan punya etika.
Postingan yang dibagikan oleh warga setempat ini, lantas menyita perhatian dari publik, dengan harapan bagi pihak berwajib, untuk dapat meluruskan kejadian-kejadian berbelok seperti ini yang seharusnya tidak terjadi di pemakaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Facebook/Vera Watty