Ilustrasi dari potret tangan yang memegang sebuah senjata tajam berupa pisau (Freepik)
Sulawesi Utara - Dingin dan damai, sebuah suana yang tengah menjalar Kelurahan Maesa, wilayah yang dekat dengan Kampus Universitas Negeri Manado, mendadak dikacaukan dengan kegaduhan akibat tindakan penganiayaan, serta penikaman yang terjadi pada hari ini, senin (17/11) dini hari.
Berdasarkan keterangan yang kami dapatkan, kronologi kejadian ini terjadi akibat perdebatan yang terjadi antara pelaku, yakni berinisial: FS, seorang remaja yang masih berusia 17 tahun, bersama HM, korban sekaligus warga setempat. Perdebatan yang berawal dari perbincangan itu terjadi sehingga membuat FS menjadi emosi dan tanpa berpikiran secara lanjut segera lari untuk mengambil senjata tajam, yakni bidik dari sepeda morotnya dan melakukan tindakan penikaman,
Korban yang terkejut melihat hal itu untungnya sempat menghindar, namun senjata FS, meski demikian berhasil mengenai bagian bawah lengan kiri korban dan mengakibatkan luka. Kegaduhan yang terjadi membangunkan warga sekitar, sehingga mereka akhirnya buru-buru mengamankan pelaku di lokasi kejadian, dan mengevakuasi korban agar lukanya mendapatkan penagangan.
Pelaku saat ini telah diserahkan kepada Polres Minahasa untuk penyelidikan motif berlanjur, serta kepemilikan senjata tajam, demi kepentingan pengembangan kasus agar pelaku dapat mempertangung jawabkan tindakan yang dilakukannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan