Ilustrasi dari potret seorang pria yang memeluk buku ke dalam pelukannya
Sulawesi Utara - Kabar duka selalu datang tanpa tebakan. Manusia, memiliki waktu yang selalu jadi misteri sebagai hadiah dari sang pencipta. Tanpa firasat buruk, musibah bisa datang secara tiba-tiba. Baru-baru ini mengabarkan dari Paal 2, sebuah tabrakan maut yang melibatkan seorang pejalan kaki dan seorang pengendara kendaraan motor terjadi, pada kamis (4/11).
Korban bernama Chris Hombokau (62), yang menjadi seorang dosen sekaligus pelatih bridge di Politeknik Manado. Berdasarkan keterangan dari saksi, kejadian bermula dari korban yang tengah berjalan menuju Gereja GMIM Yudea Paal 2 untuk mengikuti perayaan malam pra-natal. Secara tiba-tiba, seorang pengendara motor yang tengah melaju kencang menabrak korban dari belakang dan disaksikan oleh banyak warga. Pelaku yang merupakan seorang anak di bawah umur itu lantas diamankan oleh sejumlah masyarakat yang ada di lokasi kejadian, sementara korban, sambil memegang Alkitab yang hendak ia bawa menuju rumah ibadah di saat itu dilarikan menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Akan tetapi, sebelum dapat mendapatkan pertolongan, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sosoknya yang dikenal sebagai seorang pelatih, pengajar sekaligus pelayan Tuhan meninggalkan duka kepada orang-orang yang mengenal sosoknya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan