Sulawesi Utara- Guru merupakan sosok yang penting, mereka merupakan pilar dari generasi muda dan masa depan yang gemilang dari suatu negara. Dunia pendidikan menjadi tempat dimana anak-anak berkembang, mereka membutuhkan sosok orang yang mampu menuntun mereka dalam menuntut ilmu dan mengejar cita-cita.
Oleh sebab itu, profesi guru merupakan garda terdepan, mereka memiliki tanggung jawab yang berat karena menjadi contoh sikap dan perilaku untuk kepentingan perkembangan setiap siswanya.
Sayangya sifat ini bertentangan dengan peristiwa yang baru-baru saja terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara. Belum lama beredar di jagat media sosial, sebuah video yang menampilkan perdebatan panas antar dua guru dalam ruangan kelas. Belum ada kepastian maupun kronologi dari pihak sekolah dalam menanggapi peristiwa ini.
Upaya untuk perelaian kedua sosok guru tersebut telah diusahakan oleh sejumlah rekan kerja mereka yang berada pada ruangan yang sama. Namun sayangnya, situasi menjadi semakin panas dengan seorang oknum guru dalam video itu, melampiaskan kemarahannya dengan melempar dan membanting berbagai properti yang ada dalam kelas.
Berpakaian lengkap dengan seragam dinasnya, aksi yang terekam oleh telepon genggam salah satu guru dalam ruangan tersebut menjadi viral. Peristiwa ini dianggap mencoreng nama baik dari dunia pendidikan, terutama untuk profesi guru yang diharuskan untuk menjadi contoh bagus bagi para muridnya.
Masyarakat mengaku menyayangkan persitiwa ini, mereka mendesak dari pihak pemerintah daerah serta dinas pendidikan untuk mengambil langkah yang tegas kepada sikap oknum guru yang tidak terpuji tersebut.
Menanggapi hal ini, Kepla Dinas dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Fadly Usup menyampaikan permohonan maafnya kepada para masyarakat, beserta para ortu dari siswa-siswa di lembaga pendidikan terkait,.
“Akan kami panggil pada besok hari, kedua guru beserta kepala sekolah untuk menyelesaikan masalah ini.” Ujarnya, saat diwawancarai pertanggal (13/7) hari ini.
Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran yang penting untuk kita semua agar dapat menjaga amanah penugasan dan tanggung jawab dari profesi, jauh dari kata emosi supaya tidak merugikan diri sendiri, maupun merugikan orang lain,
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Lambe Kawanua