Minggu, 24 AGUSTUS 2025 • 17:42 WIB

Rekap kejadian viral yang jadi perbincangan masyarakat Sulut saat perayaan HUT RI ke-80

Author

Bianca Lantang, paskibraka asal sulut yang terpilih membawa baki bendera pusaka (Pemprov Sulawesi Utara)

Sulawesi Utara – 17 Agustus di Indonesia selalu dikenal dengan segala perayaan dan kegembiraan dalam merayakan kebebasan seluruh wilayah Indonesia, daripad penjajahan. Hampir seluruh bagian wilayah secara serentak pasti ada acaranya masing-masing, tentu saja tidak kalah dengan Provinsi Sulawesi Utara. Kali ini Indozone ingin ajak kamu untuk mampir ke Sulut, dimana ada beragam kejadian yang jadi topik pembicaraan panas karena keunikannya sendiri!

1.      Utusan Sulut, Bianca jadi pembawa baki bendera pusaka di upacara nasional HUT RI-80

Bianca Alessia Lantang jadi perbincangan hangat di sejumlah media sosial usai membanggakan Provinsi Sulawesi Utara dengan jadi anggota Paskibraka yang terpilih dalam membawa baki bendera Pusaka di upacara Nasional HUT RI yang ke-80. Bianca merupakan siswi asal SMA Lentera Harapan Kota Tomohon. Ia terpilih bersama rekan putra dari Bolaang Mongondow Timur; Firgi Beeg dalam mewakili provinsi Sulawesi Utara dan terpilih menjadi anggota Paskibraka.  

Setelah hampir 10 tahun, masyarakat provinsi Sulut penuh rasa bangga setelah mengetahui putri utusan dari provinsi mereka berhasil dalam berjuang untuk membawa baki bendera pusaka, yang jadi simbol kemenangan rakyat Indonesia.

2.      Indonesia Jaya persembahan Richy Yohanes 

Menggunakan pakaian adat Minahasa, penyanyi Solo Gita Bahana Nusantara, Richy Yohanes Frederik tampil dengan prima di Istana Merdeka, Jakarta pada HUT RI yang Ke-80 membawakan lagu ‘Indonesia Jaya.’ Richy yang menjadi mahasiswa Universitas Negeri Manado (UNIMA) Fakultas bahasa dan seni ini ikut menorehkan kebangaan bagi masyarakat Sulawesi Utara. Menghibur para peserta serta hadirin di lapangan upacara, dengan suaranya yang merdu Richy menambah deretan kebangaan Sulut dalam perayaan HUT RI yang ke-80 ini.

3.      Tarian Kabasaran Kolosal warnai lapangan Istana Merdeka 

Hampir lebih dari 200 orang turun langsung di lapangan istana merdeka untuk memeriahkan penurunan bendera HUT RI yang ke-80. Lengkap dengan pakaian adat khas Minahasa mereka, para penari kabasaran dari Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) ini turun dengan semangat dan dengan komitmen menampilkan aksi yang terbaik mereka. Suasana di istana medeka menggema dengan tarian dari Sulut yang meneriakan kalimat: “I Yayat U Santi!” dengan penuh kebangaan. Masyarakat Sulut mengutip penampilan tarian kolosal ini dengan kata-kata, “Bikin merinding” dengan tarian kabasaran yang muncul pada acara penutupan HUT RI di istana merdeka itu.

4.      4 Anggota Paskibraka SULUT asal Talaud tidak dapat pulang usai menjalankan tugas

Viral di media sosial tentang seorang paskibraka asal kabupaten kepulauan Talaud yang terlantar di Kota Manado usai melaksanakan tugasnya karena tidak memiliki biaya lagi untuk kembali pulang.  Kejadian ini menjadi perbincangan publik, kecaman dan komentar negatif dilayangkan masyarakat kepada pihak pemerintah. Tidak sedikit yang membandingkan kejadian ini dengan perlakuan yang diterima anggota paskibraka di provinsi yang lain. Beruntung, pada tanggal (21/08) kemarin, pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Badan kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangpol) dengan cepat menjangkau pihak keluarga keempat anggota paskibraka ini, dan memastikan untuk memenuhi keperluan kebutuhan anggota Paskibraka termasuk tiket kapal untuk pulang yang difasilatasi pemerintah kabupaten Talaud.

 

Itu dia rekapan singkat dari kejadian viral yang terjadi di Sulut dalam perayaan HUT RI yang ke-80 kemarin, bagaimana dengan di wilayah mu, Indozone?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pengalaman Dan Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU