Sabtu, 20 SEPTEMBER 2025 • 14:12 WIB

Usai Hampir Dibunuh, Dua Anak di Minsel Mendapatkan Bantuan Konseling

Author

Ilustrasi seorang anak gadis yang harus mengalami penganyiaan (Freepik)

Sulawesi Utara – Kabar mengejutkan dan bikin ngeri datang dari desa Tumaluntung, Kecamatan Tareraran, Kabupaten Minahasa Selatan. Seorang ayah yang sekarang ditetapkan sebagai pelaku berinisial MS umur 39 tahun diduga melakukan upaya pembunuhan oleh kedua anak gadisnya yang masih berumur 9 dan 7 tahun pada hari kamis, (16/09).

Kejadian bermula saat MS atau pelaku yang bekerja sebagai supir angkot/mikro mengalami pertengkaran hebat dengan istrinya. Berniat untuk menenangkan hati dan pikiran, sang istri memilih untuk meninggalkan rumah dan pergi ke rumah saudaranya untuk sementara waktu. Situasi itu malah menjadi memburuk saat MS naik pitam dengan pilihan istrinya dan memerintahkan Ia untuk kembali ke rumah atau akan menyesali perbuatannya.

MS mengancam sang istri dengan mengirim sebuah video kedua anak perempuan mereka yang diikat di leher menggunakan tali nilon jika sang istri tidak pulang. Melihat hal ini, laporan terhadap pelaku lantas dibuat. Menerima laporan tersebut, Polsek Tareran lantas segera menuju lokasi kejadian dan mengamankan tersangka di sel tahanan Polsek. Kedua anak gadis yang ditemukan itu segera diselamatkan.

Saat ini pelaku mendekam di bagian tahanan untuk proses pengadilan sesuai dengan hukum yang berlaku. Kedua anak yang ditemukan diduga mengalami trauma yang parah usai aksi yang dilakukan oleh ayah mereka tersebut. Pihak aparat kepolisian Polsek Tareran, bekerja sama dengan dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sepakat untuk mengawal kasus ini dan mendampingi korban dalam proses penanganan kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Polsek Tareran

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU