Sulawesi Utara - Kurang lebih pada dua minggu kemarin, postingan yang menunjukkan kunjungan dari Gubernur Sulawesi Utara yakni Yulius Selvanus Komaling pada sebuah fasilitasn olahraga di daerah yang ia pimpin menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Masyarakat menyoroti keadaan air tempat pelatihan para atlit renang SULUT dan masyarakat yang amat memprihantinkan. Kondisi air dalam video tersebut telah tertutupi dengan warna lumut dan alga yang amat hijau, sehingga dasarnya tidak tampak lagi.
Keadaan itu lantas ditanggapi oleh Yulius, dengan upaya pembenahan fasilitas kolam renang Rano Wangun KONI ini dengan perencanaan, untuk menjadikan kolam ini memiliki tinkatan yang sama dengan standa kolam internasional, sekaligus menjadi lokasi destinasi wisata air yang dapat dinikmati oleh masyarakat.
Melalui keterangan yang diberikan oleh Gubernur Sulawesi Utara pada hari Senin (20/10), Yulius menjelaskan, bahwa tahap awal dari pembenahan fasilitas ini, akan menggunakan dana pribadinya. Ini sebagai langkah awal, dalam meununggu perubahan APBD tahun 2026.
Pada tahap pertama ini, dasar dari kolam renang Rano Wangun KONI untuk pertamakalinya nampak, setelah pengurasan air dan pembersihan kolam dari alga serta lumut yang telah lama tinggal dalam kolam tersebut. Ditinjau oleh Gubernur Sulawesi Utara secara langsung, kolam renang ini selanjutnya akan dikelola oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Utara lewat Dispora dan KONI agar tetap terjaga bagi masyarakat dan para atlet yang akan menggunakan kolam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Sulut