Sulawesi Utara - Sudah beberapa hari terakhir ini, masyarakat Langowan Raya diresahkan dengan kelangkaan bahan bakar mesin yang terjadi di tempat mereka. Antrian yang biasa terdiri tiga sampai empat mobil kini mungkin mencapai belasan. Untuk memperparah kondisi, terpantau dari hari rabu (26/11) kemarin, antrian ini sudah sampai area pasar baru!
Antrian panjang ini, diduga karena kelangkaan bahan bakar mesin jenis bensin yang tengah terjadi di SPBU Langowan Utara. Mengutip dari, Marsel, salah seorang pengendara yang tengah mengantri mengatakan: “Seumur hidup baru kali ini dia panjang antriannya sampai sini. Kalau saya balik, tanggung. Jalan lanjut, bensin di kendaraan sudah tidak mampu.” Ujarnya saat ditemui kemarin hari.
Selain kelangkaan bahan bakar, masyarakat menyoroti kendaraan-kendaraan yang mereka kenali sebagai “oto tap” oleh sebagian oknum. Kendaraan-kendaraan ini biasanya hadir di antara serta paling depan barisan antrian, dan membeli bahan bakar dalam jumlah besar untuk dijual kembali sehingga memperpanjang antrian.
Menyoroti permasalahan ini, masyarakat menuntut adanya penyelidikan lanjut dari pihak pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan kelangkaan bahan bakar ini yang penting bagi sebagian besar aktivitas mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan