Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 22:49 WIB

Kembali Terjadi, Ratusan Pelajar SMPN 2 Air Madidi Keracunan MBG

Author

Lorong dari salah satu rumah sakit rujukan yang dipenuhi korban MBG (Sulawesi Utara Community/@facebook)

Sulawesi Utara – Makanan bergizi gratis merupakan progam unggulan yang ditujukan untuk mengintai serta membasmi stunting, dan kekurangan gizi yang kerap terjadi di kalangan anak-anak sekolah. Namun, program yang berniat baik dan seharusnya bermanfaat ini terkadang berubah menjadi mimpi buruk jutaan orang tua serta anak sekolahan, ketika pengolaan makanan dipegang oleh pihak yang tak bertanggung jawab sehingga menciptakan keracunan massal.

Melaporkan dari Kabupaten Minahasa Utara, atusan siswa SMP Negeri 2 Airmadidi dilarikan menuju RSU GMIM Tonsea Air Madidi, RS Walanda Maramis, RS Lembean dan RS Srentra Medika usai menderita mual, sakit perut dan pusing setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) pada hari rabu, (26/11) kemarin.

Akibat pasien yang membludak, serta keterbatasan tempat tidur untuk pasien beberapa siswa bahkan tidak dapat berbaring lagi dan hanya mendapatkan perawatan di kursi tunggu. Menanggapi permasalahan ini Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda dalam kunjungannya untuk memeriksa anak-anak segera memerintahkan BPBD untuk membantu kekurangan kasur yang sedang terjadi, dan menegaskan kepada jajarannya agar dapat menyelidiki pihak SPPG yang jadi dalang dalam kasus keracunan ini.

Dinas Pendidikan Minahasa Utara, dalam kunjungannya yang dilakukan pada hari ini, kamis (27/11) menegaskan kehadirannya untuk mendampingi siswa-siswa yang masuk rumah sakit, dan menjamin untuk membantu seluruh orang tua dengan menanggung seluruh biaya pengobatan dengan BPJS.

Untuk sementara, kurang lebih ada 110 siswa siswi SMP N 2 Airmadidi yang dilarikan menuju rumah sakit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU