Sulawesi Utara - Maraknya kehadiran dari senjata tajam di tengah-tengah kalangan anak muda semakin membuat masyarakat Provinsi Sulawesi Utara menjadi resah. Pasalnya tidak hanya satu, namun ada puluhan kasus kekerasan yang berujung pada pembunuhan diakibatkan oleh kehadiran dari senjata tajam yang merajarela.
Baru-baru ini sebagai contohnya, kejadian pembunuhan akibat penikaman terjadi di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat pada sabtu, (24/01) pukul 06.00 Wita dan mengakibatkan seorang pelajar berinisial TM (18) meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan yang kami dapatkan, kronologi dari awalmula peristiwa ini terjadi dimulai dari korban yang berselisih dengan seorang pria. Dari perselisihan tersebut, adik dari sang pria yakni, VA(23) datang untuk mengehentikan perselsihan terkait, namun terlibat dalam argumen dengan korban sehingga membuat pelaku kehilangan kendali dan membuatnya untuk mengambil keputusan dengan menikam korban menggunakan pisau badik di bagian dada kiri korban.
Dalam keadaan kritis, korban lantas segera dilarikan menuju rumah sakit. Namun sayang, nyawanya tidak tertolong lagi. Menanggapi laporan dari masyarakat, Tim Resmob Polres Kotamobagu lantas begerak cepat dengan mengamankan pelaku yang sempat melarikan diri dan melakukan persembunyian. Kepada pihak aparat kepolisian, pelaku tidak dapat berkutik kemudian dibawa menuju Polres Kotamobagu untuk kepentingan penyidikan dan kepentingan penegakan hukum yang dilakukan oleh pelaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Resmob Kotamobagu