Sulawesi Utara - Riuh erayaan Idulfitri 1447 Hijriah masih terasa hangat di tengah-tengah masyarakat di seluruh Indonesia. Namun, bagi warga di "Bumi Nyiur Melambai", kegembiraan itu belum mencapai puncaknya. Ada sebuah tradisi yang sudah mendarah daging dan selalu dinanti kehadirannya tepat sepekan setelah hari kemenangan, yakni: Lebaran Ketupat.
Tahun ini, suasana terasa lebih spesial. Berdasarkan ketetapan pemerintah melalui Kementerian Agama RI yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, maka perayaan Lebaran Ketupat diperkirakan akan jatuh serentak pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Tradisi Turun Temurun Berbagi Ketupat
Jika Idulfitri adalah momen silaturahmi internal keluarga dan ibadah, maka Lebaran Ketupat adalah ajang "open house" raksasa di mana siapa saja, tanpa memandang latar belakang suku maupun agama.
Di Tondano, tepatnya di Kampung Jawa Tondano atau yang dikenali dengan nama Jaton, tradisi ini merupakan warisan turun-temurun. Sebagai kawasan yang menjadi cikal bakal populernya Lebaran Ketupat di Minahasa, Jaton selalu menjadi magnet bagi ribuan pelancong. Di sini, ketupat bukan hanya pendamping opor ayam, melainkan simbol kebulatan tekad untuk saling memaafkan.
Bergeser ke wilayah Bolaang Mongondow Raya, atmosfer Lebaran Ketupat memiliki warna yang sedikit berbeda namun dengan semangat yang sama kuatnya. Di Bolmong, perayaan ini sering kali dipusatkan di desa-desa pesisir maupun wilayah agraris yang subur.
Di Sulawesi Utara, selain ketupat, Anda akan sering menjumpai nasi jaha yang dimasak di dalam bambu dengan aroma santan dan jahe yang kuat. Perpaduan antara ketupat yang lembut dan nasi jaha yang gurih menjadi identitas kuliner yang tak terpisahkan dari hari raya kedua bagi masyarakat setempat ini.
Langkah Pemerintah Sulawesi Utara
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sendiri, telah mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mengingat arus lalu lintas di sejumlah wilayah di seluruh Provinsi Sulawesi nanti diprediksi akan mengalami lonjakan tajam pada 28 Maret. Saat ini ratusan aparat dari Polsek Sulawesi Utara diterjunkan untuk membantu menjaga kelancaran dan keharmonisan pada Lebaran Ketupat di sejumlah kawasan, sekaligus untuk membantu kelancaran lalu lintas.
Bagi kamu yang berencana melakukan perjalanan wisata ke Bumi Nyiur Melambai pada akhir Maret ini, pastikan selain mencicipi ketupat, kamu juga mencicipi nasi jaha untuk pengalaman yang tak terlupakan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan