Sulawesi Utara – Setelah berbagai upaya pencarian, kabar gembira pun akhirnya datang dari kasus anak hilang yang terjadi di Desa Tombuluan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa. Dimana, Roy, bocah berusiah 6 tahun dinyatakan hilang usai bermain di perkarangan pemakaman, yang terletak tepat di depan rumahnya sendiri pada hari, sabtu (08/11), pukul 11.00 WITA.
Kejadian ini sempat mengemparkan publik, dan menyita perhatian. Terlebih setelah sebelumnya, kasus anak hilang sempat mengegerkan rakyat Indonesia yang terjadi di Makasar dan melibatkan perdagangan anak di media sosial. Hal yang sama dikhawatirkan terjadi di Minahasa dengan kasus menghilangnya Roy ini, dan menanggapi hal itu, berbagai spekulasi tentang kehilangan Roy ini beredar dengan cepat sehingga rawan muncul isu-isu yang menyesatkan, dan diragukan kebenarannya.
Baru-baru ini pada hari, senin (17/11) pukul 16.45 WITA, masyarakat kembali digegerkan dengan kabar penuh sukacita yang mengabarkan penemuan Roy. Penemuan Roy ini, dibuktikan oleh masyarakat sekitar yang menemukannya, dengan mengirimkan video serta foto dimana Roy ditemukan di tengah hutan, kebingungan, serta ketakutan.
Melihat reaksi anak kecil tersebut, masyarakat setempat berusaha menenangkan Roy agar tidak membuatnya ketakutan lebih lanjut lagi, sebelum akhirnya mengevakuasi Roy dari pedalaman hutan untuk pemeriksaan yang lebih spesifik terhadap kondisi fisik dan psikis Roy, mengigat, sang anak telah menghilang lebih dari satu minggu di dalam hutan tanpa makanan atau bahan konsumsi lainnya. Penemuan ini menjadi bukti serta konfirmasi, akan tuduhan-tudhan sekaligus isu yang diberikan kepada keluarga dari korban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan