SULUT - Masyarakat di Sulawesi Utara diminta untuk memperketat kewaspadaan. Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado memprediksi cuaca ekstrem akan melanda sebagian besar wilayah Sulut setidaknya hingga pertengahan pekan depan.
Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, menyampaikan bahwa peringatan dini ini berlaku hingga 18 Februari 2026.
"Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi mengeluarkan imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem di Sulut hingga 18 Februari 2026," kata Dhira Utama di Manado, Minggu (15/2/2026)
Baca juga: Polres Minut Amankan Pelaku Remaja Yang Aniaya Remaja di Maumbi
Sebanyak 10 kabupaten dan kota masuk dalam zona waspada, yaitu:
- Kota: Manado, Bitung, dan Tomohon.
- Kabupaten: Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, dan Bolaang Mongondow.
- Wilayah Kepulauan: Sitaro, Sangihe, dan Talaud.
Berdasarkan analisis BMKG, kondisi ini dipicu oleh beberapa fenomena atmosfer sekaligus, seperti MJO, Gelombang Kelvin, dan Low Frequency. Selain itu, adanya pusat tekanan rendah di timur Australia menciptakan penumpukan massa udara atau belokan angin di langit Sulut.
Kombinasi fenomena ini memicu pertumbuhan awan hujan yang sangat aktif. Dampaknya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berpeluang besar terjadi.
Baca juga: Kemenhut Amankan 24 Satwa Endemik di Manado Bersama Pelaku!
Masyarakat dan pemerintah daerah diharapkan segera melakukan langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Hal ini mencakup ancaman banjir, genangan air, pohon tumbang, hingga tanah longsor, terutama bagi warga yang tinggal di area perbukitan atau tebing curam.
"Oleh karena cuaca bersifat dinamis, masyarakat diimbau terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado secara detail untuk setiap kelurahan," tambah pihak BMKG.
Warga disarankan untuk memantau pembaruan informasi melalui situs resmi https://cuaca.bmkg.go.id/ atau kanal informasi terverifikasi lainnya agar tetap mendapatkan data yang akurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara