Sulawesi Utara - Umat nasrani di seluruh dunia mulai merayakan minggu prapaskah, atau minggu sengsara-sengsara Kristus menjelang kematiannya di kayu salib. Namun, pada hari ini gempa bumi berkekuatan 7,6 Magnutido melanda Provinsi Sulawesi Utara dan menciptakan kepanikan yang meraja rela di tengah-tengah masyarakat.
Tercatat, ada satu korban jiwa akibat kejadian ini, dan sejumlah kerusakan parah pada berbagai bangunan di titik-titik yang berbeda. Salah satunya? Adalah Gereja Katolik Paroki Bunda Hati Kudus Yesus yang terletak di Desa Rumengkor, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa.
Bangunan yang menjadi rumah ibadah dari para umat tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah pada bagian atap, yang mana bagian atap runtuh dan jatuuh menutui sejumlah kursi para umat di hari ini, Kamis (02/04) pukul 07.00 WITA tadi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meski demikian masyarakat setempat mengaku masih was-was untuk kembali ke dalam mengingat masih terjadinya gempa susulan. Mengenai ibadah kamis putih yang harusnya dilaksanakan pada malam hari ini sendiri, diisukan tetap akan dilaksanakan, meskipun lokasinya akan mengambil di gedung yang berbeda yang digunakan pada minggu palma kemarin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan