Ilustrasi dari potret Seismograf aktivitas gempa bumi (Nano Banana AI)
Sulawesi Utara - Masyarakat Provinsi Sulawesi Utara dikejutkan pada pagi hari ini, Kamis (02/04) pukul 06.25 WITA, usai gempa bumi yang berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang seluruh wilayah.
Gempa bumi yang berlangsung selama kurang lebih 4 menit ini, sempat mengejutkan serta membuat masyarakat panik. Sejumlah bangunan beserta infrastuktur dilaporkan mengalami kerusakan dan retak.
Berdasarkan dari data yang dilaporkan oleh BMKG Sam Ratulangi Sulut, gempa bumi terjadi di kedalaman 33 Kilometer, dengan jarak 127 Kilometer dari Kota Bitung, dan Kota Manado.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani mengungkapkan: “Hingga pada saat ini tsunami masih diperkirakan masih berlangsung di sejumlah lokasi. Meski demikian, pihak BMKG terus memonitor.” Ujarnya dalam konfersi pers yang diadakan pada pagi hari ini.
Untuk sekarang, peringatan dini akan siaga dan waspada Tsunami telah dikeluarkan untuk menyanggupi sekaligus sebagai informasi kepada masyarakat setempat untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan