Sulawesi Utara – Pertanggal 1 nanti, akhir dari bulan november akhirnya tiba, dan bagi umat Katolik di seluruh dunia, desember berati dimulainya Minggu Adven.
Untuk kamu yang belum tau, minggu adven adalah empat minggu liturgi penantian hari kudusnya kristus, atau natal. Minggu adven merupakan masa yang suci bagi orang katolik, dimana gereja mengajak umatnya untuk berdiam diri, merenung serta mempersiapkan hati dengan sukacita dan penuh harapan untuk menyambut natal.
Bagi umat katolik, minggu adven dihitung lewatsinar cahaya Lingkaran Adven. Lingkaran adven ini dihiasi dengan empat lilin, dimana tiap minggunya, satu lilin akan dinyalakan. Di lingkaran adven, umumnya terdapat tiga lilin berwarna ungu yang melambangkan pertobatan dan penantian dan satu lilin berwarna merah muda yang melambangkan sukacita. Setiap lilin , selain memiliki warna yang berbeda, juga memiliki makna spiritual yang berbeda yakni:
Minggu I: Harapan
Minggu II: Damai Sejahtera
Minggu III (Gaudete): Sukacita
Minggu IV: Kasih atau Cinta
Selama Adven, warna liturgi yang dominan digunakan dalam Misa adalah ungu. Warna ungu ini bukan hanya simbol pertobatan seperti pada masa Prapaskah, tetapi juga melambangkan keagungan dan kemuliaan Kristus Raja yang akan datang.
Suasana Gereja pun dibuat lebih tenang, dengan ornamen yang lebih sederhana, memfokuskan perhatian umat pada persiapan rohani. Dengan merenungkan setiap lilin yang dinyalakan, umat Katolik dipimpin perlahan dari kegelapan penantian menuju terang sukacita kelahiran Kristus, mempersiapkan hati untuk menyambut Raja Damai.
Sampe Bakudapa Ulang!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan