Aksi massa di depan kantor DPRD Prov.Sulut dalam Sulut Mengugat (Sulawesi Utara Community)
Sulawesi Utara – Menuntut perubahan serta perbaikan yang lebih baik, ratusan kegiatan demo terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Di Kota Manado tak terkecuali, ratusan masyarakat Provinsi Sulawesi Utara turun ke jalan dengan bendera merah puth beserta poster menuntut 12 poin tuntutan. Aksi dengan nama SULUT MENGUGGAT ini dihadiri dari beragam kelompok masyarakat.
Mulai dari warga lokal, mahasiswa dan pengendara ojek online memulai aksi mereka dengan titik kumpul di jalan Yos Sudarso, Kairagi Weru, di depan taman makam pahlawan pada hari Senin, (01/09) pukul 13.30 WITA. Aksi massa yang terdiri beragam kelompok masyarakat itu lalu bergerak maju menuju Kantor DPRD Sulut, Kairagi Satu, untuk menyampaikan aspirasi mereka sambil mengangkat umbul-umbul bendera, poster dari tulisan tangan, dan sesekali menyanyikan lagu nasional sebagai penyemangat.
Massa aksi berkali-kali diingatkan dalam orasi, bahwa aksi turun kejalan mereka ini menolak keras tindakan anarkis dan kericuhan. Menanggapi kedatangan aksi massa tersebut, gedung DPRD Provinsi Sulawesi Utara dijaga dengan ketat oleh pihak kepolisian di balik gerbang.
Sambil mengenakan almamater dan kaos hitam, di tengah teriknya hari itu, massa diterima oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Fransiscus Silangen ditemani dengan beberapa anggota DPRD Sulut. Sambil meminta kerja sama yang baik dari aksi massa yang mendatangi kantornya, Fransiskus mengajak setiap kelompok masyarakat sampai mahasiswa itu untuk bergabung dalam doa sebelum menyampaikan aspirasi-aspirasi kepada pemerintah agar semuanya dapat berjalan dengan lancar.
Ada dua belas poin yang menjadi tuntutan aksi massa, mulai dari persoalan tunjangan DPR, pengesahan rancangan undang-undang perampasan aset, dan beberapa isu lain yang kerap meresahkan masyarakat di Sulawesi Utara, termasuk isu mafia tanah, dan pencemaran lingkungan akibat kegiatan penambangan ilegal di sejumlah wilayah.
Kapolda Sulut, Irjen Pol Royke Harry Langie turut mengawal dalam aksi Sulut Menguggat ini. Ia berjanji, bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan demonstrasi untuk menjaga keamanan serta kedamaian Kota Manado selama penyampaian aspirasi, masyarakat diingatkan kembali terkait dengan tindakan anarkis, dan agar dapat sama-sama saling menjaga agar situasi tetap kondusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pengamatan Langsung Penulis