Ilustrasi dari potret kaki seorang pria yang terbaring di atas jalanan (Freepik)
Sulawesi Utara – Kabar mengejutkan datang dari anggota partai Gerindra pada hari, jumat (14/11) di salah satu apartemen terkenal yang ada di Jakarta Utara. Seorang pria, atas nama Angklin Roring, warga Desa Seretan, Tondano Selatan, ditemukan tewas usai terjatuh dari lantai 12 Apartemen Sunter.
Sempat dinyatakan sebagai tindakan bunuh diri, pihak keluarga serta kerabat dari korban menolak pernyataan ini dan mendesak adanya penyelidikan yang lebih lanjut, dan adanya tindakan autopsi. Hal ini dikarenakan, penyebab kematian dari korban tidak masuk akal ketika, hampir seluruh tubuh korban dipenuhi oleh luka lebam. Penolakan pernyataan ini diperkuat, dengan kabar yang datang dari salah seorang rekan korban yang mengaku bahwa korban sempat menghubungi dia, dan bercerita bahwa dia mendapatkan ancaman pembunuhan sebelum kejadian terjadi. Ditambah dengan dompet dan telepon genggam yang tidak dapat diketemukan, menambah daftar keanehan yang mencurigakan dari kematian korban.
Saat ini, peti jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga, pada pagi hari tadi, hari senin (18/11) untuk ibadah pemakaman yang akan dilakukan sebelum pengautopsian.
Menanggapi kasus kematian anggotanya yang terbilang mencurigakan, Gerindra Provinsi Sulawesi Utara lewat akun media sosialnya, mendesak kepada aparat penegak hukum agar diadakannya penyelidikan yang lebih lanjut, agar kasus kematian anggotanya menjadi terang, tanpa tambahan-tambahan kebenaran yang ditutup-tutupi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gerindra Provinsi Sulawesi Utara