Selasa, 02 SEPTEMBER 2025 • 18:13 WIB

Ratusan buruh turun di jalanan untuk bertemu Gubernur Sulawesi Utara.

Author

Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus saat menerima koalisi masyarakat buruh Sulut pada hari ini, Selasa (02/09) (Sulut Viral)

Sulawesi Utara – Setelah gerakan Sulut Mengugat dilakukan dengan kondusif serta berjalan damai, perhari selasa, (02/09) serikat buruh dari provinsi Sulawesi Utara serentak melakukan aksi demonstrasi menuju kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara yang bertempat di Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado.

Massa yang tercipta dari koalisi buruh sulut itu terdiri atas elemen: KSPSI, AGN Sulut, SBSI Sulut, KSPN Sulut, Federasi Pariwisata KSPI Sulut, serta pengendara-pengendara Ojek Online Manado. Mereka melakukan aksi mereka dengan titik kumpul di taman God Bless Kota Manado, yang terletak di Kecamaan Sario. Aksi massa dari buruh ini kemudian secara beramai-ramai mendatangi kantor gubernur Sulawesi Utara.

Mereka disambut oleh Gubernur Sulut; Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus itu sendiri, di dampingi oleh wakilnya; Victor Mailangkay, dan Ketua DPRD Sulut; Fransiscus Silangen beserta Kapolda Sulut; Irjen Pol Royce Langie, mereka naik ke mobil komando untuk menerima aspirasi-aspirasi dari koalisi buruh.

Ada 8 poin yang mereka tuntut. Mulai dari; pemberatasan pungli, pembentukan Tim Desk Ketenagakerjaan, hapus out sourching dan penaikan upah buruh, pencopotan pegawai disnaker yang terlibat dalam kasus kasus, pembentukan satgas PHK, proses hukum pengusaha yang tidak mengikuti progam buruh BPJS TK, memberantas mafia tanah serta korporasi, menstabilkan harga bahan pokok sembako untuk masyarakat.

Aksi kegiatan ini terpantau aman dan terkendali, dari atas mobil itu Yulis menyatakan; “Tidak ada aspirasi yang tidak penting, apa yang disampaikan di saat ini, di tempat ini, semuanya kita dukung dan sampaikan oleh pemerintah pusat.” 

Gubernur Sulawesi Utara itu mengaku merasa terhormat untuk menerima aksi massa, karena demonstrasi adalah bagian dalam demokrasi.

Gelombang aksi demonsrasi itu berjalan dengan damai, massa membubarkan diri tidak lama setelah bertemu dengan Gubernur Sulawesi Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sulut Viral

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU