Sabtu, 29 NOVEMBER 2025 • 22:51 WIB

Gohu, Santapan Segar dari Sulawesi Utara

Author

Gohu, rujak pepaya khas Manado (Pesona Indonesia)

Sulawesi Utara -  Rujak di Sulawesi Utara, terlebih bagi orang Manado, bukan sekedar rujak biasa. Jika pada umumnya, rujak terdiri dari beragam potongan buah dengan cocolan saus kacang nan pedas, maka rujak di sini lain ceritanya.

Gohu, panggilannya, adalah nama lain rujak. Gohu disajikan sebagai hidangan penutup, appetizer setelah makanan yang berat. Rasa gohu pedas dan manis, dua rasa yang khas bagi lidah orang Nusantara yang bercampur menjadi satu.

Kenapa bisa? Gohu memiliki bahan yang dapat ditemukan dengan mudah. Bahan-bahannya cukup simpel, cukup sediakan pepaya jenis anggur supaya renyah, secukupnya cuka, gula merah, cabai, garam dan goraka atau kencur, serta bawang merah. Banyak yang bilang, gohu adalah “obat” berkedok makanan penutup, mengingat komposisinya yang hampir mirip dengan ramuan obat saja.

Cara pengolahan gohu pun sederhana, pepaya anggur dipotong menjadi strip tipis-tipis, dan sisihkan. Cabai, goraka dan bawang merah pun akhirnya dihancurkan, lebih baik jika di ulek kemudian tambahkan sedikit garam. Sementara mengulek bumbu gohu, cairkan gula merah dengan air di atas api sedang, jika gula telah cair, masukan bumbu yang telah diulek, kemudian aduk hingga merata. 

Dinginkan cairan gohu ke dalam kulkas, jika sudah siap, tambahkan cuka ke dalam, lalu masukan pepaya yang telah dipotong dan gohu pun siap untuk disantap!


 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU