Sulawesi Utara - Gempa bumi magnitudo 7,6 tercatat mengguncang seluruh wilayah di Provinsi Sulawesi Utara pada hari ini, Kamis (02/04) kira-kira pada pukul 06.25 WITA. Kejadian yang terjadi kurang lebih selama dua tiga menit ini menciptakan kepanikan di tengah-tengah masyarakat, beserta sejumlah kerusakan material di infrastruktur dan bangunan.
Gempa bumi ini, dilaporkan terjadi di kedalaman 33 Km, di perairan Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Kencang dan lamanya dari gempa bumi ini, lantas mendorong pihak BMKG Sam Ratulangi Sulut untuk mengeluarkan peringatan terhadap beberapa wilayah, yang berpotensi terkena dampak dari Tsunami. Beberapa wilayah terkait itu adalah:
- Kota Bitung (Siaga)
- Minahasa - bagian selatan (Siaga)
- Minahasa Selatan - bagian selatan (Siaga)
- Minahasa Utara - bagian selatan (Siaga)
- Kepulauan Sangihe (Waspada)
- Minahasa Utara - bagian utara (Waspada)
- Bolaang Mongondow- bagian selatan (Waspada)
Menanggapi status ini, BMKG akhirnya menyatakan peringatan dini Tsuanmi telah selesai, dan dicabut. Teuku Faisal Fathani, sebagai Kepala BMKG mengungkapkan:
"Memperhatikan kondisi terkini dari data observasi, tidak ada lagi kenaikan air laut yang signifikan untuk membahayakan. Dengan demikian, maka peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir." Ujarnya saat ditemui oleh media pada hari ini.
Meski demikian, mengingat masih terjadi gempa-gempa susulan, maka wilayah-wilayah terkait yang ada di atas ini mendapatkan himbauan untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam melakukan aktivitasnya, mengingat potensi dari kemunculan gempa bumi lain yang masih mengintai.
Mengutip dari halaman resmi BPBD, adapun langkah-langkah tindakan yang dapat dilakukan ketika peringatan dini keluar adalah:
- Memastikan menyiapkan tas siaga yang berisi dokumen penting, makanan, obat-obatan serta pakaian cadangan
- Melakukan evakuasi mandiri dan segera ke dataran tinggi atau bangunan tinggi
- Menjauhi pantai dan sungai
- Tetap berada di lokasi aman hingga pernyataan resmi keluar
- Dan jangan kembali ke rumah hingga dinyatakan aman oleh pihak berwenang
Tetap berhati-hati Indozone dan tetap waspada selama menjalankan aktivitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG SULUT